• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Ustadz Bowo : Tak Satupun Ayat Alquran Menghina Salib, UAS Diduga Gagal Paham

19 August
08:22 2019
1 Votes (1)

KBRN, Jakarta : Mengenai viral video khutbah atau tausiyah penceramah Abdul Somad atau UAS di media sosial yang diduga menghina simbol agama tertentu, banyak mendapat sorotan dari berbagai kalangan lintas agama. Bahkan salah satunya dari Yudho Wibowo, atau dikenal juga dengan Ustadz Bowo dari Masyarakat Lintas Agama.

Bowo mengatakan, sebetulnya ucapan Abdul Somad itu adalah karena yang bersangkutan tidak bisa membedakan antara masa perang dengan masa damai.

"Jadi pada masa perang, ada suasana dimana orang muslim dan nonmuslim saling bertikai. Tapi ketika nonmuslim itu sudah menerima dan rukun dengan orang muslim, jadi orang-orang Islam juga akhirnya ikut rukun bersama mereka," ungkap Ustadz Bowo kepada RRI, di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (18/8/2019).

Wibowo lantas mengutip Alquran dari Surah An-Nisa' Ayat 86, yang jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi : Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu.

"Jadi balaslah dengan lebih dari itu atau minimal yang sama," kata Ustadz Bowo.

Kemudian, kembali dirinya mengutip Alquran dari Surah An-Nisa' Ayat 90, yang jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi : kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada sesuatu kaum, yang antara kamu dan kaum itu telah ada perjanjian (damai) atau orang-orang yang datang kepada kamu sedang hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu dan memerangi kaumnya. Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu. tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu maka Allah tidak memberi jalan bagimu (untuk menawan dan membunuh) mereka.

Menjelaskan pemahaman dari Surah An-Nisa' Ayat 90, Ustadz Bowo menuturkan, bahwa jika orang-orang nonmuslim memang tidak memerangi orang muslim, lalu malah berdamai atau hidup rukun dengan nonmuslim, Tuha melarang untuk menawan apalagi membunuh orang-orang nonmuslim tersebut.

Jadi di sini, menurut Wibowo, sudah jelas ada kegagalan dalam memahami situasi dan pencerahan terhadap masyarakat dari penceramah sekelas Abdul Somad atau UAS.

Tidak Ada Ayat Alquran yang Menghina Salib

Yudho Wibowo atau dikenal dengan Ustadz Bowo juga menegaskan, di dalam Alquran tidak ada satupun ayat yang menyebutkan atau mengatakan hinaan terhadap Salib yang adalah simbol suci dan sakral dari umat Kristen atau nonmuslim.

Yang ada, kata Wibowo, bahwa jika ada orang menghina Tuhan, itu dihukum dengan cara disalibkan dan dipotong tangan dan kaki secara bersilangan. Lalu ada juga kisah Nabi Muhammad SAW, yang pada suatu ketika mematahkan salib. Tapi itu karena kondisi berperang dengan tentara Romawi yang (saat itu) ingin memusnahkan orang-orang Islam. Jadi (salib) dipatahkan oleh Nabi, dan memilih bertempur (dengan tentara Romawi).

"Masalahnya sekarang, di NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) ini kan enggak berperang, nonmuslim dan muslim hidup rukun damai baik-baik saja koq," tandas Ustadz Bowo.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00