• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Pelepasliaran 74 Tukik Tutup Aksi Menghadap Laut 2.0

19 August
02:40 2019
0 Votes (0)

KBRN, Singaraja : Pelepasliaran 74 ekor tukik ke laut lepas mengakhiri kegiatan “Menghadap Laut 2.0” di Pantai Penimbangan, Desa Bhaktiseraga, Kecamatan Buleleng, Minggu (18/8/2019) sore. Disamping melepasliarkan tukik, gerakan kebersihan pantai dan laut serta pengucapan ikrar menjaga laut menjadi acara pokok aksi tersebut.

Digelarnya aksi pelepasliaran 74 ekor tukik dan gerakan kebersihan laut dan pantai di Pantai Penimbangan, menurut Kepala Desa Bhaktiseraga, Gusti Putu Armada, karena di tempat ini telah berhasil sebagai pusat penangkaran penyu dan berkembang sebagai tempat wisata tirta di Buleleng bagian tengah.

Gusti Armada bersama masyarakat dan pemerhati lingkungan telah berhasil menetaskan ribuan tukik selanjutnya dilepasliarkan ke alam bebas. Sebelumnya kegiatan tersebut kurang mendapat dukungan, namun setelah dilakukan upaya-upaya pemahaman informasi terkait dengan pelestarian penyu yang dilindungi UU, lambat laun masyarakat dan pengunjung Pantai Penimbangan mengerti dan mendukung aksi pelestarian binatang laut yang kini semakin punah.

“Apa yang dikumandangkan untuk menjaga laut ini, tentu saja dari beberapa tahun kemarin ini, kami mencoba untuk terus melakukannya, melalui gerakan konservasi baik terumbu karang dan penyu,” ucapnya.

Sementara itu, Kasatpol Air Polres Buleleng, AKP Wayan Parta seijin Kapolres Buleleng mengatakan, jajarannya siap mendukung kegiatan Menghadap Laut 2.0, sehingga apa yang diprogramkan untuk menjadikan pantai dan laut bersih dapat terwujud. Menurut AKP Wayan Parta, sangatlah elok bila seluruh warga peduli terhadap lingkungan, jangan sampai membuang sampah sembarangan agar tidak menimbulkan kesulitan nantinya dikemudian hari.

Sambil bergandengan tangan, peserta gerakan Menghadap Laut 2.0 di Pantai Penimbangan mengucapkan ikrar sebanyak tiga kali untuk bersama-sama menjaga laut.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00