• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Pesan WNI Akhiri Rangkaian Peringatan HUT RI di Seoul

18 August
21:35 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Lima perwakilan masyarakat Indonesia di Korsel yang mewakili Anak Indonesia, Ormas Indonesia, Mahasiswa, Pekerja Migran Indonesia dan Komunitas Kawin Campur (Mixed Married) suarakan pesan kemerdekaan pada acara Kenduri Kemerdekaan.

Dalam rilis yang diterima redaksi RRI, Minggu (18/8/2019), disebutkan Kenduri Kemerdekaan tersebut dilaksanakan di Wisma Duta KBRI Seoul pada Sabtu (17/8/2019). Acara ini menutup rangkaian HUT RI ke-74 yang diselenggarakan KBRI Seoul.

Adalah Maitri Devia Nugroho, pelajar SD Kent Foreign School si Seoul berusia 8 tahun memberikan pesan pertama melalui puisi untuk selalu mencintai tanah air. Pesan kedua disampaikan oleh Sahrul Muharom, Ketua Masjid Pyeongtaek dan aktivis PCINU Korea Selatan menyampaikan pesan dan doa.

“Kita semua harus menghargai pendahulu kita demi kelangsungan masa depan kita bersama,” pesannya.

Lain lagi pesan perwakilan mahasiswa yang disampaikan ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia di Korea (PERPIKA) Rian Mahardhika. Ia menyampaikan komitmen untuk senantiasa meningkatkan SDM Indonesia guna mencapai Indonesia yang lebih maju dan damai.

“Kami siap pulang ke Tanah Air untuk membangun bangsa seselesainya masa studi kami di Korsel,” ungkapnya.

Sementara itu Tri Mustaqim yang mewakili Pekerja Migran Indonesia dan Anna Kusumah yang mewakili komunitas kawin campur, masing masing menyampaikan tekadnya utuk menjadi PMI yang berkualitas dan siap berkarya di Tanah Air, dan pesan untuk selalu menekankan pentingnya pendidikan dan kesehatan keluarga untuk membentuk manusia Indonesia yang unggul.

Acara Kenduri Kemerdekaan dihadiri oleh tak kurang dari 250 masyarakat Indonesia di Seoul dan sekitarnya. 

Dalam Kenduri Kemerdekaan ini  Dubes RI-Seoul Umar Hadi juga berpesan kiranya seluruh masyarakat Indonesia terus mensyukuri kemerdekaan yang kita nikmati saat ini dan tidak melupakan perjuangan dan pengorbanan nenek moyang. "Untuk itu harus ada tanggung jawab menjaga dan merawat serta membuat Indonesia menjadi lebih hebat lagi melalui kerja keras kita semua untuk menjadi versi terbaik dari diri kita masing-masing,” ungkapnya.

Acara ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan kepada seluruh Tim Paskibraka KBRI Seoul dan perwakilan masyarakat yang telah menyampaikan pesan-pesannya serta pemotongan Tumpeng Kemerdekaan.

Walaupun jauh dari Tanah Air, Rangkaian acara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74 di Korsel berlangsung tak kalah meriah. Sejak beberapa hari sebelumnya telah diselenggarakan berbagai perlombaan olah raga. 

Upacara Pengibaran Bendera di KBRI Seoul dilaksanakan pada tanggal 17 Augustus tepat pukul 09.00 waktu Korea. Malam sebelumnya diisi dengan  pengukuhan Pasukan Paskibraka KBRI Seoul yang tahun ini terdiri dari 9 anak muda terpilih yang merupakan pelajar, mahasiswa dan Pekerja Migran Indonesia. Upacara  dihadiri oleh tak kurang dari 400 WNI yang berdomisili di Korea Selatan dan juga seluruh staff KBRI Seoul. Beberapa angota militer Korsel juga tampak hadir mengikuti upacara sebagai bentuk penghormatan dan persahabatan kedua negara.

Upacara semakin khidmat dengan diiringi alunan merdu kelompok paduan suara dari Tanah Air yaitu  Studio Cantorium Choir yang juga membawakan lagu wajib nasional dan lagu daerah Indonesia. Para peserta upacara menyatakan kekagumannya atas penampilan grup paduan suara yang tidak hanya memiliki kualitas vokal yang baik tetapi juga memiliki kemampuan menghibur peserta upacara dengan tariannya. Acara dilanjutkan dengan permainan anak-anak dan dewasa seperti lomba makan kerupuk, lomba joged, sepeda keong dll.

Penurunan Bendera dilaksanakan pukul 05.00 dan dilanjutkan dengan Kenduri Kemerdekaan sebagai penutup. (Rilis)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00