• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Dirut RRI Pukau Penonton Dengan Puisi untuk Jokowi

17 August
21:46 2019
4 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Direktur Utama (Dirut) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) M Rohanudin membacakan puisi berjudul, 'Puisi untuk Jokowi' di Malam Apresiasi Puisi Radio Republik Indonesia (RRI), Sabtu (17/8/2019).

Puisi yang digubah sendiri oleh M Rohanudin itu berisi tentang mimpi dia. Yakni ingin seluruh masyarakat Indonesia hidup di alam demokrasi yang penuh dengan kedamaian, keamanan dengan penuh toleransi. Khususnya dalam kerangka persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Utamanya setelah pelaksanaan Pemilu Serentak tahun 2019 yang berlangsung pada April lalu. Dimana sebelum pesta rakyat lima tahunan itu, bangsa ini seolah-olah diambang keterbelahan.

"Presiden Jokowi, di bola matamu kutitip Indonesia lebih berdamai. Toleransi di Indonesia harus mendapat tempat terhormat. Disuburkan dari akar yang kuat sampai menembus ke ranting-ranting, maka tidak ada pilihan kecuali kita meletakkan toleransi sebagai syarat kehormatan bangsa adalah kunci surga kebhinekaan," demikian salah satu petikan puisi tersebut.

"Yang mulia Presiden Jokowi, kuciumi ujung jarimu. Di bola matamu kutitip Indonesia yang lebih bermartabat," lanjut M Rohanudin.

Perlu diketahui, hadir dalam acara itu mantan Cawapres 02, Sandiaga Salahuddin Uno. Hadir pula Presiden Puisi Indonesia Sutarji Calzoum Bachri, dan penyair Zawawi Imron, serta Anak kedua dari Presiden RI ke-4 Abdurahman Wahid, Zannuba Ariffah Chafsoh atau yang lebih dikenal dengan Yenny Wahid.

Disana juga hadir ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia. Mendengar puisi yang dibacakan M Rohanudinsecara berapi-api itu, para hadirin pun memberikan tepuk tangan yang sangat meriah. Seisi ruangan pun bergemuruh bak ada gempa besar.

Acara ini berlangsung di Auditorium Abdurahman Saleh RRI, Jalan Medan Merdeka Barat nomor 4-5, Jakarta Pusat, Sabtu (17/8/2019).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00