• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Habib Zakaria Bahasyim: DPD RI Harus Jadi Lebih Baik

17 August
13:13 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Habib Zakaria Bahasyim memberikan dukungan kepada GKR Hemas agar menjadikan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI lebih baik dengan mendorong Pemerintah meningkatkan perhatikan terhadap daerah.

Habib Zakaria adalah tokoh agama terpandang di Kalimantan Selatan yang terpilih menjadi anggota DPD RI 2019-2024. Sedangkan GKR Hemas terpilih kembali untuk keempat kalinya dengan persentase suara di propinsi selalu tertinggi di seluruh Indonesia.

“Masih banyak persoalan daerah yang belum tersentuh pembangunan. Infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan, sehingga ada orang di desa-desa yang bilang mereka belum merasakan kemerdekaan,” kata Habib dalam pertemuan dengan GKR Hemas di Keraton Yogyakarta, seperti dikutip dari rilis, Sabtu (17/8/2019).

Habib menceritakan, ada desa di Kalimantan Selatan yang listrik saja belum masuk, dokter tidak ada, pendidikan sangat minim dan jauh.

“Tantangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI ke depan makin berat. Diperlukan orang yang berpengalaman memimpin lembaga ini. Ibu harus mendorong Pemerintah lebih memperhatikan daerah,” kata Habib.

GKR Hemas yang telah dua kali menjabat wakil ketua dan kini maju menjadi ketua DPD RI, menyatakan setuju seratus persen dan berterima kasih pada Habib.

“Kita harus bersama-sama membuat lembaga ini lebih berdayaguna dan betul-betul bermanfaat bagi masyarakat,” kata GKR Hemas.

Menurut GKR Hemas, DPD RI memang harus mampu membawa pemerintah pusat turun langsung ke daerah bersama para anggota.

“Agar menyaksikan langsung dan membangun sesuai kepentingan masyarakat setempat, bukan berdasarkan pandangan dari Jakarta. Agar seluruh desa merasakan kemerdekaan secara fisik,” kata Hemas.

Habib Zakaria Bahasyim membacakan doa untuk GKR Hemas agar selalu kuat, konsisten, dan tegas memimpin DPD RI kelak. “Insya-Allah dikabulkan. Amin,” ucap Habib.



tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00