• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Menkeu : Pembiayaan Infrastruktur dalam RAPBN 2020 Mencapai Rp 419,2 Triliun

16 August
18:39 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Sri Mulyani, Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia menjelaskan terkait besaran alokasi anggaran proyek pembangunan infrastruktur tahun depan atau 2020. Sri Mulyani menyebut, besaran alokasi anggaran yang disiapkan pemerintah mencapai Rp 419,2 triliun.

Sri Mulyani mengatakan “anggaran untuk membiayai pembangunan infrastruktur dianggarkan pemerintah seperti tertuang dalam RAPBN 2020 mencapai Rp 419,2 triliun” jelasnya di Gedung Kantor Pusat DJkN, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (16/8/2019).

Menurut Sri Mulyani, anggaran sebesar Rp 419,2 triliun itu nantinya akan dipergunakan untuk membiayai pembangunan panjang jalan yang mengalami kenaikan seata signifikan jika dibandingkan dengan anggaran tahun sebelumnya atau 2019.

Sri Mulyani menambahkan, dalam RAPBN 2020, proyek pembangunan jalan ditargetkan mencapai 837 kilometer (km).  Jumlah ini menurut  Sri Mulyani jauh lebih panjang jika dibandingkan dengan realidasi dalam APBN 2019 yang panjangnya mencapai 406 km.

Saat jumpa pers di Jakarta, Sri Mulyani menjelaskan bahwa kenaikan anggaran infrastruktur yang signifikan naik adalah untuk jalan.

“Mungkin untuk menyambungkan jalan-jalan yang kemarin sudah banyak dibangun. Tahun depan akan mencapai lebih dari dua kali lipat. Sedangkan untuk jalur kereta api dan jembatan hampir sama,” kata Sri Mulyani.

MenurutNya infrastruktur jalan akan menjadi satu-satunya yang mengalami kenaikan target pembangunannya dibandingkan output APBN 2019.

“Pembangunan jembatan di 2020 turun dari 17,3 km menjadi 6,9 km. Lalu pembangunan jalur kereta api turun dari 269,45 km menjadi 238,8 km, hingga pembangunan rusun yang berubah dari 6.873 ke 5.224 unit,” katanya.

Dirinya menegaskan, pemerintah akan akan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur lewat skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU).

Menurutnya, pemerintah juga mendorong peran swasta maupun BUMN dalam rangka membiayai proyek strategis nasional melalui skema pembiayaan kreatif. 

“Pembangunan infrastruktur di perkotaan juga didorong untuk mengantisipasi urbanisasi seperti transportasi massal perkotaan, air bersih dan sanitasi, dan perumahan yang layak huni,” pungkas Sri Mulyani.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00