• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sorotan Kampus

Atasi Sanitasi, Dosen UTU Perkenalkan Pembuatan Tangki Septik Sehat

16 August
18:03 2019
0 Votes (0)

KBRN Meulaboh: Dosen Universitas Teuku Umar (UTU) mengajarkan masyarakat Desa Lueng Baroe, Kecamatan Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya, membuat tangki septik sehat sistem an aerob sebagai upaya mengatasi sanitasi lingkungan.

"Pembuatan tangki septik sistem an aerob ini diperuntukkan sebagai percontohan yang saat ini hanya ada di Kabupaten Nagan Raya," kata seorang tim pelaksana kegiatan Meylis Safriani, ST., MT, kepada RRI, Jum'at (16/8/2019).

Kegiatan pengabdian tim dosen dan mahasiswa ini, program pengabdian sumber anggaran dari Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) 2019, pengenalan diberikan kepada kelompok tukang bangunan di desa setempat.

Tim dosen lainnya, Enda Silvia, M.Kes dan melibatkan tenaga ahli Sanimas dari Dinas PUPR yaitu Raja Doa, ST serta dibantu oleh mahasiswa Ravi Alvad dan Ulva yang merupakan mahasiswa prodi Teknik Sipil Universitas Teuku Umar.

"Tangki septik yang selama ini dibuat oleh masyarakat tidak memiliki lantai kedap air limbah. Artinya buangan limbah yang berasal dari jamban menuju bangunan tangki septik langsung menyerap ke dalam tanah," jelasnya lagi.

Tangki septik demikian, kata dia, tidak memiliki proses filterisasi dan hal ini akan sangat berbahaya terutama bagi sumber air minum, apabila jarak tangki septik dengan sumber air minum kurang dari 10 meter akan mengkontaminasi air sumur.

Pihaknya, memperkenalkan pembuatan tangki septik sehat menggunakan biofilter, proses filterisasi ini menggunakan sistem Anaerobic Baffled Reactor (ABR) dan lantai pada tangki septik tidak kedap air dengan membuat lantai cor an.

Sehingga buangan limbah tidak langsung menyerap ke dalam tanah, yang terjadi di dalam tangki septik sehat adalah proses anaerob, bakteri - bakteri yang tumbuh di media biolfiter dapat menguraikan mikroorganisme yang terdapat di limbah tinja. 

"Dengan adanya proses filterisasi, buangan limbah sudah dapat dialirkan ke badan air baik saluran irigasi, drainase, maupun anak sungai," tambah Meylis, didampingi rekannya Enda Silvia, M.Kes.

Dengan pengajaran ini diharapkan dapat memutuskan mata rantai penularan penyakit sehingga sanitasi di Desa Lueng Baroe dapat meningkat dan juga menambah pengetahuan masyarakat mengenai cara membuat tangki septik sehat.

Selain menjadi edukasi masyarakat, melalui kegiatan ini dapat memberdayakan  kelompok  masyarakat atau tim mitra agar turut berperan aktif dalam meningkatkan sanitasi lingkungan di daerah mereka. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga. Yaitu pengolahan limbah cair dari sisa kegiatan mencuci, kamar mandi dan dapur yang memenuhi standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan yang mampu memutus mata rantai penularan penyakit.

Pelatihan  yang diberikan kepada tim mitra terdiri dari langkah - langkah membuat biofilter dari botol plastik bekas sebagai bahan pengganti biolfilter sarang tawon,  membuat cor an lantai dan dinding tangki septik yang kedap air. 

Biofilter sarang tawon biayanya lebih mahal sehingga disubtitusi atau digantikan  dengan botol plastik. Partisipasi mitra sangat aktif dalam pelaksanaan program ini sehingga bangunan tangki septik sehat yang dibangun telah sesuai dengan derain rancangan yang diarahkan oleh tim pengabdian UTU.

Setelah pengenalan gambaran bangunan dan material - material yang diperlukan, maka tim mitra langsung membuat bangunan di  lokasi yang telah disepakati secara bersama.

Untuk penggunaan tangki septik oleh 1 KK yang terdiri dari 5 sampai 6 anggota keluarga, maka dimensi tangki septiknya adalah dengan kedalaman 1,5 meter, panjang dan lebar adalah s, 1,6x1,3 meter. 

Pada tangki septik terdapat bak pengendap, bak pembagi, dan bak filter. Pada bak filter yang dimasukkan biofilter buatan berguna untuk menghilangkan bakteri yang yang terdapat pada air limbah.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00