• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Riset Samudera untuk Pembangunan Sektor Kelautan yang Kuat

15 August
17:28 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Laksana Tri Handoko mengatakan Aspek riset menjadi bagian yang penting terhadap upaya pelestarian sumberdaya kelautan, ekosistem terkait, dan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.

Riset yang terintegrasi diharapkan dapat menghasilkan inovasi dan rekomendasi terkait pengelolaan ekosistem pesisir berbasis Iptek  dan masyarakat serta pendanaannya .

Agenda riset itu dijalankan dengan melakukan kolaborasi lintas instansi dan lembaga penelitian dalam bentuk Konsosium Riset Samudera (KRS). 

Konsorsium ini beranggotakan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman; Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas; Kementerian Kelautan dan Perikanan; Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral; Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi; LIPI; Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi; Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika; Badan Informasi Geospasial; Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional; Pushidros TNI AL, dan perguruan tinggi.

"Konsosium Riset Samudera, sebagai salah satu ilmu besar masa depan memelihara dan mengoperasikan secara berkelanjutan," kata Handoko, Ketika ekpos COREMAP-CTI dan Konsorsium Riset Samudra, Kamis (15/08/2019) di Jakarta. 

Tahun 2022, dua kapal bagian dari Armada kapal Riset dengan dana 116 juta Dolar sudah hadir di tanah air. "Home base armada kapal riset Nasional di Cibinong Science Center, dan dengan dermaga khusus di Jakarta dan di Kawasan Timur (Ambon atau Makasar).

Sementara itu berdasarkan Laporan Lembaga Program Lingkungan PBB (UNEP), nilai ekonomi dari wilayah Inisiatif Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle Initiative) mencapai angka USD 14 miliar yang berasal dari sektor pariwisata, perikanan dan pemanfaatan infrastruktur pantai. 

Nilai tersebut memiliki potensi perkembangan mencapai USD 37 miliar di 2030 apabila kondisi ekosistem terumbu karang terus terkelola dengan baik. Dari proyeksi jumlah tersebut, sebesar USD 2,6 miliar merupakan nilai aset yang akan dimiliki Indonesia. 

Coral Reef Rehabilitation Management Program-Coral Triangle Initiative (COREMAP-CTI) dan Konsorsium Riset Samudera (KRS) hadir untuk membangun sektor kelautan di Indonesia. Mengusung tema “Our Action for Healthy Coral and Better Ocean”.

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00