• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

KPK Selamatkan Aset Milik Pemprov Sulsel Senilai Rp 3,21 Triliun

15 August
15:12 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil menyelamatkan sejumlah aset milik negara. Saat ini aset tersebut dalam penguasaan Pemprov Sulsel sepenuhnya setelah sebelumnya sempat dikuasai oleh pihak ketiga.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah menjelaskan kepada wartawan di Jakarta bahwa kerjasama atau sniergi antara KPK dan Pemprov Suksel berhasil mencegah adanya potensi kehilangan aset-aset milik negara senilai Rp 3,21 triliun.

Febri mengatakan “KPK bersama Pemerintah Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan koordinasi untuk mencegah kehilangan aset senilai Rp 3,21 triliun,” jelasnya di Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Febri menjelaskan, total aset senilai Rp 3,21 triliun itu masing-masing dibagi dalam empat sektor. Pertama sektor pendidikan sebesar Rp 2,8 triliun, kedua sektor kelautan dan perikanan sebesar Rp 324, 93 miliar. Ketiga sektor perhubungan Rp 49,85 miliar dan keempat sektor  kehutanan sebesar Rp 36,55 miliar. 

Menurut Febri, bentuk aset-aset daerah yang teridentifikasi itu masing-masing berupa tanah, mesin, bangunan gedung, jalan, irigasi dan aset tetap lainnya. Aset-aset tersebut berasal dari 24 kabupaten/kota yang tersebar di wilayah Provinsi Sulsel.

Menurut Febri,  jika sejak awal pemetaan aset dan data-data administratif tersebut tidak segera dirapikan, maka dikhawatiirkan berisiko berpotensi kehilangan aset yang kemudian penguasaan oleh pihak lain. KPK sebelumnya pernah menemukan adanya sejumlah aset milik negara yang hilang itu pernah terjadi di daerah lain. 

Febri menjelaskan, KPK bersama Pemprov Sulsel juga melakukan penagihan tunggakan pajak sekitar Rp 9 miliar dari sejumlah hotel di Sulsel.

Sejumlah hotel yang ditagih diantaranya Hotel Rinra sebesar Rp 6 miliar ditambah denda 25 persen  selama 12 bulan. Hotel Hopper dengan tunggakan 2 bulan sebesar Rp 500 juta dan Hotel Singgasana dengan tunggakan 5 bulan total Rp 680 juta.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00