• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Satu Ton Ganja yang Hendak Dikirim ke Pulau Jawa Dimusnahkan

15 August
11:21 2019
1 Votes (5)

KBRN, Banda Aceh : Sebanyak 1,1 ton narkoba jenis ganja dimusnahkan di Mapolresta Banda Aceh, Kamis (15/8/2019). Selain narkoba jenis ganja, setengah kilogram sabu juga dimusnahkan dengan cara diblender. 

Pemusnahan ganja yang dilakukan dengan cara dibakar itu dipimpin langsung oleh Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Ryanto yang juga dihadiri oleh BNNK Banda Aceh, Jaksa, Pengadilan dan unsur Forkopimda Banda Aceh dan Aceh Besar. 

"Ganja yang kita musnahkan ini merupakan hasil penangkapan di wilayah Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Sementara sabu ditangkap di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar sebulan yang lalu," kata Kapolresta. 

Menurut Kapolresta, pengungkapan narkoba di wilayah hukum Polresta Banda Aceh ini dilakukan dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. 

Dalam pengungkapan kasus narkoba ini, jelas Trisno, Satresnarkoba Polresta Banda Aceh menangkap enam orang tersangka. 

"Tiga orang tersangka kasus ganja dan tiga tersangka kasus sabu. Yang kasus ganja ada pemiliknya dan kurir. Sementara sabu satu orang kita tangkap di Bandara sementara pengembangan selanjutnya kita tangkap di Lhokseumawe," katanya. 

"Pengungkapan kasus ganja, kita juga mengamankan satu truck. Truck tersebut hendak membawa ganja lewat jalur darat dengan tujuan pulau Jawa. Sementara sabu tujuannya ke Jakarta," tambah Trisno. 

Sementara itu, Kasatresnarkoba Polresta Banda Aceh AKP Budi Nasuha Waruwu mengatakan, dalam tahun 2019 kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polresta Banda Aceh meningkat. 

"Dalam tahun ini sejak Januari hingga Agustus 2019 kita menangkap 235 tersangka dari 166 kasus. Ini jauh meningkat dibandingkan dengan tahun 2018 dipriode yang sama diungkap 130 kasus," rincinya. 

Kata Budi, para pengguna narkoba yang ditangkap terdiri dari berbagai kalangan. " Kalau narkoba di Banda Aceh ini sudah masuk semua kalangan, dari aparatur negara, wiraswasta karyawan, pegawai. Jadi semua sudah kena narkoba, rata-rata usia produktif," ujarnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00