• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Kejar Investasi dan Ekspor, Diusulkan Deregulasi Aturan Penghambatnya

15 August
08:40 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Sore hari, usai Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-58 Tahun 2019, di Bumi Perkemahan Wiladatika Cibubur, Jakarta Timur, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat memberi 'sinyal positif' mengenai Kementerian Investasi, walau belum berani memastikan apa-apa kepada wartawan.

Malam harinya, Kedeputian Bidang Perekonomian Sekretarat Kabinet (Setkab)menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka melaksanakan kajian yang telah dilaksanakan terhadap peraturan perundang-undangan yang menghambat investasi dan ekspor di Hotel Alana, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/8/2019) malam.

Rakor tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Sekretaris Kabinet (Seskab) dan pelaksanaan tugas manajemen kabinet.

Deputi Seskab Bidang Perekonomian Satya Bhakti Parikesit berharap Rakor bisa merumuskan rekomendasi dan usulan terkait peraturan perundang-undangan yang menghambat dan berpengaruh langsung terhadap kinerja investasi dan ekspor.

“Kajian peraturan perundang-undangan yang dikaji meliputi aspek investasi, perdagangan, keuangan dan infrastruktur, dengan  menggunakan pendekatan regulatory impact assessment,” ujar Bhakti Parikesit.

Dari 59 undang-undang, kata dia, pejabat dan pegawai Kedeputian Bidang Perekonomian  Sekretariat Kabinet berhasil mengidentifikasi 17 undang-undang yang perlu usulan deregulasi.

Rakor menghasilkan 3 (tiga) orang konsultan, yakni Prof. Dr. Ida Bagus Rahmadi Supancana, Ahmad Shauki, Ph.d., serta Maman Usman Radisi, S.H., M.H.

Selain Satya Bhakti Parikesit, turut hadir dalam Rakor, Asdep Bidang Ekonomi Makro, Penanaman Modal dan Badan Usaha Roby Arya Brata, Asdep Bidang Perniagaan, Kewirausahaan dan Ketenagakerjaan Abdul Muis, Asdep Bidang Percepatan Infrastruktur, Pengembangan Wilayah dan Industri Danil Arif Iskandar, dan Asdep Bidang Ketahanan Pangan, Pertanian, Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ida Dwi Nilasari, serta pejabat dan pegawai dari Kedeputian Bidang Perekonomian Sekretariat Kabinet. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00