• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

KPK Ingatkan Mendag Penuhi Panggilan Pemeriksaan

15 August
00:15 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan agar Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita hadir memenuhi panggilan pemeriksaan jika sewaktu-waktu diperlukan. Menurut KPK, Mendag tidak pernah datang saat dipanggil sebagai saksi terkait penyidikan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). 

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di Jakarta menjelaskan, pihaknya menyesalkan terkait ketidakhadiran Mendag. Padahal yang bersangkutan sebelumnya sudah 3 kali dipanggil KPK sebagai saksi, namun sayangnya selalu absen alias  mangkir tanpa sekalipun datang ke Gedung KPK Jakarta.

“Kami pandang Mendag (Enggartiasto) tidak beri contoh yang baik, sebagai pejabat publik yang semestinya dapat memprioritaskan proses pemeriksaan dan memenuhi panggilan penyidik,” jelasnya di Gedung KPK Jakarta, Rabu (14/8/2019) malam.

Menurut Febri, kedatangan atau kehadiran Mendag sangat diperlukan penyidik KPK, karena salah satu sumber gratifikasi yang diterima tersangka Bowo Sidik Pangarso (BSP) diduga berasal dari proses pembahasan terkait Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) tentang impor gula kristal rafinasi.

Febri menambahkan, fokus KPK saat ini pada sumber penerimaannya, salah satunya terkait proses pembahasan Permendag tentang gula kristal rafinasi. Maka dengan demikian KPK memerlukan keterangan sejumlah pihak terkait lainnya, termasuk diantaranya pejabat di Kementerian Perdagangan dan juga Mendag Enggartiasto Lukita sendiri.

Sementara itu, hingga saat ini penyidik KPK sudah 3 kali memanggil Mendag, namun yang bersangkutan selalu mangkir saatdikonfirmasi atau dimintai keterangannya terkait kasus perkara dugaan suap dan gratifikasi tersangka Bowo Sidik Pangarso (BSP) Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia.

KPK pernah memanggil Enggar pertama pada 2 Juli 2019, saat itu dirinya tidak datang alias absen sehingga pemeriksaan yang kedua dijadwalkan ulang pada 8 Juli 2019. Namun saat itu Enggar kembali tidak datang atau absen sehingga pemeriksaan dijadwalkan ulang ketigakalinya pada 18 Juli, namun yang bersangkutan kembali mangkir alias abden tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK.

Febri menjelaskan, nanti kalau ada pejabat-pejabat di Kemendag dipanggil sebagai saksi baik dalam persidangan untuk terdakwa Bowo Sidik ataupun dalam kasus perkara lain yang kami tangani harus datang. Menurut Febri, saat ini pihaknya sedang menangani kasus dugaan suap impor bawang putih, karena ada keterkaitan dengan Kemendag dan Kementrian Pertanian (Kementan). 

”Jadi kami ingatkan pimpinan dari instansi masing-masih termasuk Mendag agar menunjukkan komitmennya untuk bisa bersikap tegas agar bawahannya mau diperiksa. termasuk dari pihak-pihak pejabat lain yang akan diperiksa” kata Febri Diansyah.

Saat ditanya wartawan kapan renacananya akan ada pemanggilan ulang, Febri mengaku belum bisa memastikan kapan Enggartiasto akan dipanggil dalam persidangan terdakwa BSP di Gedung Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Kalau persidangan saya kira nanti pertimbangan JPU (Jaksa Penuntut Umum) KPK ya apakah dibutuhkan atau tidak, namun yang pasti dari dugaan peristiwa terkait gratifikasi itu salah satunya adalah terkait dengan gula kristal rafinasi, kemudian DAK (Dana Alokasi Khusus (DAK) pemberian saat Munas (Musyawarah Nasional) Partai dan BUMN (Badan Usaha Milik Negara (BUMN),” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00