• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

KPK Ingin Tersangka Sjamsul Nursalim Hadir dalam Persidangan di PN Tangerang

14 August
22:30 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mengupayakan tersangka Sjamsul Nursalim dapat dihadirkan dalam persidangan. KPK meminta kepada pihak majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Banten, menghadirkan tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). 

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah menjelaskan, pihaknya meminta Sjamsul hadir dalam proses mediasi tersebut. Dengan demikian diharapkan agar pihak terkait dalam hal ini penggugat itu juga bisa hadir dalam proses mediasi secara langsung.

Febri menjelaskan, hal itu berdasarkan hukum acara yang berlaku sesuai Perma Nomor 1 Tahun 2016, KPK ingin mengetahui sejauh mana keseriusan pihak penggugat terkait proses pengajuan sengketa persidangan mediasi itu.

“Kami juga ingin melihat sejauh mana keseriusan dari pihak penggugat untuk mengajukan sengketa ini di pengadilan di wilayah Indonesia. Jadi kalau memang ada keseriusan di sana untuk proses mediasi ini, kami akan minta besok agar Sjamsul Nursalim hadir secara langsung dalam persidangan itu,” jelasnya di Gedung KPK Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Majelis Hakim PN Tangerang akhirnya mengabulkan permohonan KPK untuk menjadi pihak ketiga yang berkepentingan.

Menurut Febri, kehadiran KPK dalam hal ini sebagai pihak ketiga sangat penting. Febri menambahkan gugatan perdata mengganggu proses penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Sjamsul Nursalim.

"KPK memandang kepentingan KPK terganggu dengan gugatan perdata itu, apalagi sekarang kami sedang menangani kasus BLBI yang proses penyidikannya sedang berjalan untuk tersangka SN dan ITN, maka kami mengajukan permohonan sebagai pihak ketiga yang berkepentingan,” kata Febri Diansyah.

Sementara itu, Sjamsul Nursalim melalui kuasa hukumnya diketahui telah melayangkan gugatan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesa ternasuk Auditor BPK yang merupakan ahli yang pernah dihadirkan KPK dalam sidang atas nama terdakwa Syafruddin Arsyad Temenggung (SAT) terkait penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) BLBI.

Dalam gugatan it, u pihak penggugat dalam hal ini Sjamsul Nursalim mempersoalkan atau mempermasalahkan terkait audit KPK terkait dengan penghitungan adanya potensi kerugian anggaran keuangan negara yang diperkirakan mencapai Rp 4,58 triliun.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00