• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Kemenkes: Stunting Harus Dicegah

14 August
22:07 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Gejala stunting pada anak itu mempunyai ciri-ciri seperti tinggi badan anak lebih pendek dibandingkan anak seusianya, Proporsi tubuh cenderung normal namun anak tampak lebih kecil dibandingkan untuk usianya, Berat badan rendah untuk anak di usianya, Pertumbuhan tulang tertunda.

Anak stunting akan memiliki tingkat kecerdasan lebih rendah dibanding anak yang tidak stunting dan lebih berisiko terkena penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes mellitus, jantung, dll.

"Itulah mengapa stunting harus dicegah," tegas Plt. Direktur Gizi Kemenkes RI, Eni Gustina dalam dialog sore Pro3 RRI, Rabu (14/8/2019) di kantor Kementerian Kesehatan.

Dikatakan Eka, seorang bayi atau balita dikatakan gizinya cukup atau tidak dengan cara memantau pertumbuhan dan perkembangannya secara rutin.

"Pertumbuhan anak dapat kita pantau berdasarkan grafik pertumbuhan yang ada dalam buku KIA dengan menimbang Berat Badan dan Tinggi Badan anak," tukas Eka.

Menurutnya, sangat penting dilakukan pemantauan terhadap tumbuh dan kembang bayi balita setiap bulannya. Agar bayi balita dibawa ke Posyandu.

Tumbuh berarti seorang anak bertambah berat badannya, panjang badan/tinggi badan dan lingkar kepalanya.

Sementara perkembangan anak adalah kemampuan yang sudah seharusnya dapat dilakukan oleh seorang bayi atau anak balita. Misalnya usia 3 bulan sudah mulai berguling, usia 6 bulan mulai latihan merangkak, usia 12 bulan sudah mulai latihan jalan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00