• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Kurangnya Asupan Gizi Akibatkan Anak Menjadi Stunting

14 August
21:58 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Plt. Direktur Gizi Kemenkes RI, Eni Gustina, MPH menerangkan penyakit stunting adalah kurangnya gizi kronis yang disebabkan oleh kurang asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan (1.000 HPK).

"Sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak,artinya tidak hanya tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya, tetapi juga yang lebih berbahaya adalah perkembangan fungsi otak terganggu sehingga anak menjadi tidak cerdas/tidak pintar. Selain itu anak tersebut berisiko menderita Penyakit Tidak Menular (PTM) pada saat dewasa," tukasnya dalam dialog sore Pro3 RRI, Rabu (14/8/2019) di kantor Kementerian Kesehatan.

Kekurangan gizi terjadi sejak janin dalam kandungan dan pada masa awal anak lahir, tetapi stunting baru nampak setelah anak berusia 2 tahun. Kondisi tubuh anak yang pendek seringkali dikatakan sebagai faktor keturunan (genetik) dari kedua orang tuanya, sehingga masyarakat banyak yang hanya menerima tanpa berbuat apa-apa untuk mencegahnya.

Padahal genetika merupakan faktor determinan kesehatan yang paling kecil pengaruhnya bila dibandingkan dengan faktor perilaku, lingkungan (sosial, ekonomi, budaya, politik), dan pelayanan kesehatan.

"Dengan kata lain, stunting merupakan masalah yang sebenarnya bisa dicegah," kata Eni.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00