• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Delapan Pulau Terluar Indonesia dalam Dokumenter Ekspedisi Nusa Manggala

14 August
21:16 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melakukan ekspedisi Nusa Manggala. 

Ekspedisi dilakukan di 8 Pulau-pulau terluar adalah Yiew, Budd, Fani, Brass & Fanildo, Liki, Bepondi, dan Meossu serta satu gugusan kepulauan Ayau di kawasan Raja Ampat, Papua.

Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko mengatakan Ekspedisi Nusa Manggala merupakan salah satu bukti kehadiran negara di pulau-pulau terluar melalui aktivitas riset yang dilakukan LIPI.

Minimnya informasi ilmiah tentang potensi sumber daya alam di kawasan ini mendorong Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melakukan ekspedisi Nusa Manggala. 

"Keberadaan pulau terluar mempunyai peran yang sangat penting. Selain menyediakan ekosistem alam yang produktif dan menunjang sektor pangan, perikanan dan wisata, keberadaannya merupakan penanda kedaulatan negara diberanda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengingat kawasan pulau-pulau tersebut merupakan bagian dari 111 pulau kecil terluar yang menjadi batas langsung dengan negara tetangga," kata Handoko, Rabu, (14/08/2019) di Jakarta. 

Temuan serta dokumentasi dari ekspedisi yang berlangsung selama bulan Oktober sampai Desember 2018 itu ditayangkan dalam film dokumenter ‘Kisah 8 Pulau Terluar’ Rabu (14/8/2019) di CGV Pacific Place Lt.6, Kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Selama kurang lebih 60 hari, sekitar 55 peneliti Indonesia dari bidang ekologi, daya dukung lingkungan, sosial kemanusiaan serta geomorfologi turut andil dalam ekspedisi yang menjelajah lebih dari 6000 km perjalanan. “DiKepulauan Mapia tepatnya di pulau Brass-Fanildo terdapat salah satu atol yang terbesar di Indonesia dengan luasan area lebih dari 3000 hektar,” jelas Koordinator Ekspedisi Nusa Manggala, Dirhamsyah yang juga peneliti Pusat Penelitian Oseanografi LIPI.

"Attol tersebut menjadi habitat unik bagi beragam biota laut seperti karang hias Lobophyllia, Physogyra, dan Cynarina lacrimalis. “Bahkan semua jenis kerang kima yang ada di Indonesia yang berjumlah tujuh jenis dapat ditemukan di kepulauan ini ditambah catatan sebaran baru kehadiran jenis di Indonesia yaitu Tridacna noae,” ujar Dirhamsyah.



 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00