• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Satreskrim Cimahi Sikat Pelaku Pencurian Emas dan Penadahnya

14 August
19:54 2019
0 Votes (0)

KBRN, Cimahi : Dua (2) orang pelaku
Pencurian dan penadahan, diringkus oleh anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi, karena terlibat kasus pencurian emas di Jalan Sindang Sari Barat RT.03/RW.27 Kelurahan Melong Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi.

Kedua tersangka yang sudah diamankan di Mapolres Cimahi, masing-masing Hari Handiman alias Debo dan Nadia Yuliana Sari.

“Aksi pencurian itu dilakukan tersangka Hari di rumah korbannya Ucu Suryati tanggal 15 Juni 2019. Dalam aksinya Hari tidak sendiri, karena aksi kejahatan itu dilakukannya bersama 2 temannya berinisial CP dan AD yang hingga saat ini masih buron,” ungkap Kapolres Cimahi AKBP.Rusdy Pramana Suryanagara kepada wartawan di Cimahi, Rabu (14/8/2019).

Pada kasus pencurian itu , penyidik mengamankan sejumlah barang bukti  sarana dan prasana untuk melakukan kejahatannya, diantaranya 2 unit sepeda motor, 1 helm,  1 kaos lengan panjang warna putih hitam, 1 celana panjang jeans dan saru jam tangan merek Raddo.

“Dalam aksinya para pelaku  masuk ke rumah korban secara diam-diam pada malam hari,  lalu menggasak pershiasan emas dan barang-barang berharga mengakibatkan korban menderita kerugian mencapai 700 juta rupiah,” ujarnya.

Penyidik masih akan mengembangkan penyidikan untuk mengungkap kasus tersebut, mengingat 2 pelaku lainnya belum berhasil ditangkap bersama dengan barang bukti hasil kejahatan mereka.

“Ini pelakunya ada resedivist dan mereka sudah melakukan aksi perampokan dibebarapa TKP, diantaranya di wilayah Bandung dan sekitarnya,”paparnya.

Sementara itu tersangka wanita bernama Nadia merupakan pelaku penadahan yang menampung hasil kejahatan mereka dan dijual.

“Nadia ini juga pacar tersangka AD alias Pedro yang juga merupakan otak syndikat pencurian perhiasan tersebut.Dari Nadia Jam tangan Raddo itu disita oleh penyidik yang merupakan barang bukti hasil kejahatan mereka,” terangnya.

Akibat perbuatannya itu para tersangka akan dijerat dengan pasal 363 dan 480 KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00