• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Jelang SEA Games 2019, KOI: Transportasi Para Atlet dan Ofisial Jadi Sorotan

14 August
19:19 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Komite Olimpiade Indonesia (KOI) terus mempersiapkan kebutuhan kontingen Indonesia menuju Sea Games Filipina 2019. Kali ini yanh menjadi sorotan adalah transportasi untuk para atlet dan ofisial tim.

Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal KOI, Hellen Sarita De Lima mengatakan timnya telah mengecek venue pertandingan dan wisma atlet di Manila. KOI juga telah menerima pemaparan tentang kesiapan panitia penyelenggara dalam rangka menjamu negara-negara peserta.


"Kemarin, terakhir kami broadcast meeting, mereka (Filipina) memang sedang menyiapkan pergantian ketua National Olympic Committee (NOC). Mereka juga telah memastikan beberapa venue sudah dalam kondisi siap, di antaranya venue atletik, renang, dan e-sport. Cuma memang secara koprehensif belum, tapi kalau setelah pergantian NOC harusnya sudah siap semua karena pemerintahnya sudah ikut campur tangan," ujar Hellen Sarita De Lima kepada wartawan di Kantor KOI, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

KOI melihat kemungkinan adanya potensi masalah pada transportasi, karena salah satunya jarak tempuh para atlet dari bandara ke kota-kota di Filipina, khususnya menuju dan dari Clark, yang membutuhkan waktu yang panjang menggunakan jalur darat.

"Dari panpel menyarankan menyewa pesawat langsung dari Jakarta ke Clark. Sebab, jika dari bandara ke Clark, melewati jalur darat bisa memakan waktu 4,5 jam. Itu sudah menggunakan pakai vorijer," lanjut Hellen.

"Tetapi, jika menggunakan pesawat tentu kami juga harus menghitung kembali berapa budget yang dibutuhkan, jalan darat juga seperti apa," tambahnya.

"Otomatis jadi concern karena kami juga harus memikirkan kondisi atlet. Jangan sampai jauh perjalanan kemudian dia jadi lelah. Tetapi, kalai sampai menyewa kan otomati ada pembekakan biaya. Makanya, apa bisa menggunakan jalur lain misalnya. Itu yang masih tahap perhitungan seperti apa," ungkap Hellen.

Menyinggung mengenai anggaran, Hellen menegaskan hingga kini belum mengetahui pasti budget yang akan diberikan pemerintah untuk kontingen Indonesia.

"Belum bisa membicarakan itu karena berkaitan dengan jumlah cabor juga yang dikirim. Apa perorangan lebih banyak cabor tim, itu yang belum kami tahun. Waktu itu sih sampai Rp 45 miliar, kalau tidak salah, tapi kami mesti verifikasi berapa yang akan digunakan. Kami masih pelajari semua," ungkapnya.

SEA Games Filipina akan berlangsung 30 November hingga 11 Desember 2019. Pada pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara itu, Filipina akan menyelenggarakannya pertandingan di empat cluster, yakni Manila, Subic, Clark, dan BLT (Batangas, La Union, dan Tagaytay).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00