• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Sambut Pembangunan Bandara, Pemkab Kediri Ubah Nama Jembatan Mrican

14 August
18:29 2019
0 Votes (0)

KBRN, Kediri: Menyambut pengoperasian Bandara Internasional di Kediri, Pemkab Kediri memastikan dibangunnya kembali Jembatan Mrican, yang menghubungkan masyarakat di Kediri-Nganjuk, Jawa Timur. Bahkan, infrastruktur ini siap berubah nama menjadi 'Jembatan Kediri Lagi'.

"Menjelang dioperasikannya Bandara Internasional di Kediri, kami Pemerintah Kabupaten Kediri mulai mempersiapkan sejumlah infrastruktur pendukung. Salah satunya, dengan menjamin dibangunnya kembali Jembatan Mrican, yang sempat putus sehingga berdampak buruk bagi menurunnya ekonomi warga Kediri dan Nganjuk," kata Bupati Kediri, Haryanti Sutrisno, di Kediri, Rabu (14/8/2019).

Secara umum, ungkap dia, pembangunan Jembatan Kediri Lagi ini juga disebabkan besarnya ketergantungan masyarakat terhadap akses tersebut. Khususnya, masyarakat Kediri dan Nganjuk yang tinggal di sekitar PG Meritjan Kediri.

"Terlebih lagi, ketika nanti Bandara Internasional Kediri beroperasi, maka Jembatan Mrican sangat dibutuhkan sebagai pengurai kemacetan. Hal ini mengingat lokasi Jembatan Kediri Lagi dan bandara sangat dekat," katanya.

Ditambahkan oleh Haryanti, pembangunan Jembatan Kediri Lagi ini, rencananya dilakukan mulai tahun depan. Tahapan tersebut, seiring selesainya tahap pembebasan lahan, yang sedang diwujudkan pada saat ini.

"Saat operasional tahun depan, wujud Jembatan Kediri Lagi sudah dibangun dengan 4 lajur. Masing-masing, 2 lajur ke arah Kediri dan 2 lajur ke arah Nganjuk," katanya.

Terkait dengan sumber dana, lanjut dia, jembatan ini akan didanai oleh bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Lalu, juga didukung penambahan dana dari pihak Pemkab Kediri.

Perlu diketahui, perubahan nama Jembatan Mrican menjadi Jembatan Kediri Lagi dikarenakan pihak Manajemen Pabrik Gula Meritjan Kediri tidak mengakui kepemilikan jembatan, yang sempat putus sekitar 2 tahun lalu. Alhasil, kini Pemkab Kediri yang mengambil alih pengelolaan infrastruktur tersebut. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00