• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Idul Adha 1440 H, 1.062 Ekor Hewan Kurban Disembelih di Bukittinggi

14 August
18:32 2019
1 Votes (5)

KBRN, Bukittinggi : Selama empat hari pelaksanaan ibadah kurban pada Idul Adha 1440 Hijriah dari Minggu (11/8/2019) hingga Rabu (14/8/2019), terdata telah dilaksanakan penyembelihan hewan kurban sebanyak 1.062 ekor.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bukittinggi, Syahrizal Datuak Palang Gagah, mengatakan, dari data yang dikumpulkan, dari 1.062 ekor hewan kurban itu, 992 ekor diantaranya sapi dan 70 ekor kambing, yang disembelih pada 111 lokasi.

“Jumlah hewan yang dikurbankan pada tahun ini, mengalami peningkatan dari tahun lalu yang hanya 1.012 ekor, 976 diantaranya sapi dan 36 ekor kambing, yang disembelih pada 102 lokasi,” terangnya, Rabu (14/8/2019).

Syahrizal mengakui ada beberapa sapi yang ditemukan pada hatinya cacing. Solusinya, bagian hati itu dibuang dan tidak dibagikan. Karena Insha Allah tidak merusak ke bagian daging lainnya. Intinya kita sembelih hewan kurban sesuai syariat Islam.

“Sementara itu untuk sapi berusia minimal 2 tahun ditandai dengan telah bertukarnya satu pasang gigi. Sedangkan untuk kambing, minimal berusia 1 tahun atau telah bertukar satu gigi," jelasnya.

Menurut Syahrizal, hewan kurban tidak boleh cacat, seperti patah tanduk, buta, tidak lengkap fisiknya dan tidak dalam keadaan bunting. Sapi betina produktif tidak boleh dijadikan hewan qurban, kecuali ada surat keterangan bahwa sapi betina itu, tidak produktif lagi.

Pada kesempatan yang sama Wali Kota Bukittinggi, M. Ramlan Nurmatias, menyatakan, dari 1.062 hewan kurban tahun ini apabila satu ekor dimisalkan seberat 125 kilogram berarti didapatkan daging kurban seberat 130 ton lebih yang dibagikan. Dengan jumlah itu seluruh warga Bukittinggi dapat menikmati daging kurban.

"Sebelum hewan itu disembelih Pemerintah Kota Bukittinggi melalui tim medis dari Dinas Pertanian dan Pangan telah memeriksa kondisi kesehatan hewan, agar proses penyemblihan berjalan lancar dan masyarakat dapat mengkonsumsi daging yang sehat. Selain itu petugas dari Dinas Kebakaran juga disiapkan untuk membersihkan lokasi penyembelihan,” ulasnya.

M. Ramlan Nurmatias menambahkan, panitia kurban di Masjid dan Mushalla juga tidak ada yang memakai kantong kresek berwarna hitam saat membagikan daging kurban, karena dari segi kesehatan itu tidak baik, dan dari pantauan semuanya menggunakan kantong kresek bening atau berwarna putih yang lebih steril, sehingga kondisi daging tetap terjaga dengan baik.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00