• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

BNNP NTB Tangkap Kurir Narkoba yang Melibatkan Anggota Keluarga

14 August
13:35 2019
1 Votes (5)

KBRN, Mataram : Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Barat berhasil mengungkap jaringan pengedar narkotika, yang melibatkan anggota keluarga.

Pelaku utama berinisial AG alias BG. Pria berusia 33 tahun warga Dusun Timbak, Desa Kesik, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur ini, merupakan kurir narkoba jenis sabu yang selama ini menjadi Target Penangkapan (TO) petugas BNNP NTB.

Kepala BNNP NTB, Kombes Pol. Gde Sugianyar, dalam keterangan pers hari ini, Rabu (14/8/2019), menjelaskan tersangka AG alias BG, sudah  tiga kali menjemput narkoba jenis sabu di salah satu Jasa Pengiriman Barang dan selalu melibatkan keluarga.

“Terakhir hari Jumat sore (9/8/2019) sekitar pukul. 15.15 Wita di salah satu jasa pengiriman barang,” ucapnya kepada wartawan.

Pertama kali ditangkap adalah tersangka AF alias R sekitar pukul 13.20 Wita. AF alias R  merupakan sepupu dari tersangka AG alias BG, ditangkap saat mengambil satu paket yang didalamnya terdapat 5 bungkus plastik masing-masing berisi narkoba jenis sabu dengan berat bruto seluruhnya mencapai  493,20 gram.

Paket berisi sabu tersebut dikirim dari online shop Jakarta melalui salah satu jasa pengiriman barang dengan nomor  resi pengiriman nomor 0303136499771, atas nama penerima ESP.

“Hasil interogasi terhadap tersangka AF,  ia mengaku,  hanya dimintai tolong oleh tersangka AG,   via telepon dari tersangka berinisial  S alias R, perempuan  yang tiada lain  adalah istri dari tersangka AG,” jelas Kepala BNNP NTB.

Kedua tersangka  AF maupun S sama sekali tidak mengetahui isi paket tersebut.

Sementara tersangka AG alias BG, ditangkap di halaman parkir dari Jasa Pengiriman Barang. Tersangka BG, selama ini  selalu merahasiakan isi paket tersebut kepada saudaranya maupun istrinya.

Tersangka AG, dalam setiap kali menerima pengiriman barang mendapatkan imbalan jasa sebesar Rp. 5 juta.

Modus yang dilakukan tersangka AG, setelah menerima barang, selanjutnya tersangka BG menunggu perintah dari seseorang yang ia tidak kenal melalui telepon dan melepaskan paket tersebut dipinggir jalan sesuai arahan dari penyelundup.

“Setelah sukses tersangka AG alias BG, tinggal menunggu transfer uang senilai Rp. 5 Juta sesuai yang dijanjikan oleh penyelundup,” beber Kepala BNNP NTB.

Kini para tersangka mendekam di Sel Tahanan BNNP, sambil menunggu proses lebih lanjut.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00