• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Komunitas Diaspora Diharap Berperan Tingkatkan Kualitas Pekerja Migran Indonesia

13 August
22:24 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) meminta komunitas diaspora bisa ikut memberi rumusan masukan pada pemerintah, utamanya terkait dengan upaya dan strategi peningkatan daya saing pekerja Indonesia di negara penempatan.

"Kami ingin mendengar sudut pandang dari komunitas diaspora tentang  seberapa  jauh peran komunitas diaspora Indonesia dalam turut serta membantu pemerintah untuk kepentingan market inteligence dalam rangka penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia," kata Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri dalam sambutan tertulis yang dibacakan Reyna Usman, staf ahli menteri bidang kebijakan publik, saat membuka workshop tentang " Peningkatan Daya Saing Bangsa dengan Menciptakan Pekerja Migran (Diaspora) Indonesia yang Berkualitas", di Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Apalagi, lanjut Menaker, paradigmanya sudah berubah, bahwa Pekerja Migran Indonesia (PMI) adalah subjek, dan bukan objek. Mereka merupakan tenaga kerja yang profesional dan kompeten seperti yang diamanatkan UU No. 18 tahun 2017 tentang Perlindungan PMI.

Pemerintah, kata Menaker, berharap dimasa datang tidak akan ada lagi PMI yang bekerja di sektor informal yang mengandalkan low skill, sehingga sering menimbulkan masalah dan kasus hukum lainnya.

"PMI yang bekerja di luar negeri harus berasal dari kalangan profesional yang mempunyai high skill, agar bisa meminimalisasi adanya permasalahan ketika bekerja di luar negeri," ucap Menaker Hanif Dhakiri.

"Untuk itu komunitas diaspora Indonesia memiliki peran strategis untuk turut serta merangkul PMI sebagai elemen dalam diaspora Indonesia, karena potensi yang mereka miliki cukup besar dalam berkontribusi dalam pembangunan dalam negeri," tambah Hanif.

Indonesia Masih Kalah

Sementara itu, Deputi President Indonesia Diaspora Network Global (IDN-Global), Said Zaidansyah, mengatakan, salah satu peran yang dapat diambil KDI dalam isu pekerja migran adalah memastikan peningkatan competitiveness tenaga kerja Indonesia. Saat ini, competitiveness tenaga kerja Indonesia masih kalah dibandingkan dengan negara-negara lain. Bahkan, jumlah penduduk Filipina yang tak sampai separuh dari jumlah penduduk Indonesia pun disebutnya memiliki competitiveness 3 kali lipat dibanding Indonesia.

“Kita ini sekarang perlu memformulasikan bagaimana tenaga kerja Indonesia agar bisa lebih kompetitif dari Filipina atau negara-negara lain,” kata Said.

Said menyebut, saat ini Pemerintah Indonesia tengah fokus pada pembangunan SDM. Hal ini dinilainya merupakan peluang bagi diaspora untuk berkontribusi.

“Semakin kompetifif kita, semakin kita berkontribusi untuk Indonesia. Baik di dalam negeri maupun luar negeri,” ujarnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00