• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Bappenas : 2024 Jalan Tol Sumatera Jadi Penggerak Perekonomian

13 August
21:59 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Infrastruktur yang dibangun di wilayah Sumatera harus yang bisa mengembangkan perekonomian di sekitar pembangunan infrastruktur tersebut. Saat ini, di Sumatera sedang dibangun Jalan Tol Lintas Sumatera dengan harapan ekonomi di wilayah Sumatera dapat berkali-kali lipat.

Demikian pernyataan Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro pada acara Konsultasi Regional Penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 Wilayah Sumatera, di Medan, Sumatera Utara, pada Selasa (13/8/2019).

Ia juga mengatakan bahwa diharapkan jalan tol tersebut dapat menghubungkan simpul-simpul di Sumatera. Misalnya, Kawasan Industri Sei Mangke yang dirancang sebagai pusat pengembangan industri turunan kelapa sawit, maka Sei Mangke butuh input Crude Palm Oil (CPO) yang datang dari berbagai tempat, dan supaya palm oil itu sampai di pabrik maka butuh akses, dan akses ini disediakan jalan tol.

"Pada 2024, Jalan Tol Lintas Sumatera diharapkan sudah tersambung dari Banda Aceh hingga Bandar lampung. Untuk itu, kami mengundang seluruh gubernur Sumatera agar memiliki tekad yang sama. Jadi, yang nanti menikmati nilai tambah dari sawit harus Sumatera itu sendiri, apakah Riau, Sumatera Utara, ataupun Sumatera Selatan,” ujarnya.

Ia melanjutkan bahwa kawasan Industri perlu tersambung lancar dengan inputnya, karena kita ingin Sumatera melakukan hilirisasi industri berbasis sumber daya alam. Sumatera kaya sumber daya alam, tetapi Sumatera harus bisa mengkapitalisasi nilai tambah di Sumatera sendiri. "Kalau punya sawit maka harus menjadi pengekspor nilai tambah sawit. Nilai tambah juga harus diciptakan di tempat dimana sumber daya alam itu berada. Karena itu, jalan tol menjadi koridor Kawasan Industri. Begitu ada jalan tol, Kawasan Industri-nya masuk," tutupnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00