• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

KPK Tetapkan Miryam S. Haryani Tersangka e-KTP

13 August
18:44 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan 4 orang tersangka baru dalam kasus perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk (KTP). KTP yang dimaksud adalah berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau yang dikenal dengan sebutan e-KTP.

Salah satu pihak yang ditetapkan KPK sebagai tersangka adalah Miryam S. Haryani, mantan Anggota Komisi II Dewan Perwakikan Rakyat (DPR) Republik Indonesia. Miryam diduga ikut menikmati aliran dana dari proyek yang berpotensi merugikan anggaran keuangan negara sebesar Rp 2,3 triliun.

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang saat menggelar acara jumpa pers di Jakarta menjelaskan, tersangka Miryam diduga aktif meminta sejunlah uang sebagai bagian dari commitment fee terkait proyek e-KTP. 

Saut Situmorang mengatakan tersangka MSH (Miryam S Haryani) diduga meminta uang dengan kode 'uang jajan' kepada Irman, mantan Dirjen Dukcapil yang menangani e-KTP. Permintaan uang tersebut diduga mengatasnamakan rekan-rekannya di Komisi II yang akan reses,” jelasnya di Gedung KPk Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Saut menjelaskan, Miryam diduga pernah meminta uang sebesar 100 ribu Dolar Amerika (USD) kepada Irman. Pernintaan itu diduga akan digunakan sebagai biaya kunjungan kerja (kunker) Komisi II ke beberapa daerah. Uang itu diduga diminta Miryam setelah mengikuti  Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR dengan Kemendagri pada Mei 2011.

Menurut Saut, permintaan uang itu kemudian disanggupi, penyerahan  uang itu diduga dilakukan di sebuah SPBU yang berada di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, melalui perwakilan Miryam  S. Haryani. 

KPK menduga Miryam masih menerima beberapa kali pemberian uang lainnya dari Irman dan Sugiharto. KPK meyakini pemberian  uang itu diduga terjadi sejak 2011 hingga 2012.

“Sebagaimana telah muncul dalam fakta persidangan, menurut pertimbangan hakim dalam perkara atas nama terdakwa Setya Novanto, MSH (Miryam S. Haryani) diduga diperkaya hingga USD 1,2 juta terkait proyek e-KTP” kata Saut Situmorang.

Penyidik KPK kemudian menetapkan Miryam sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi e-KTP bersama dengan 3 orang tersangka lainnya. Total hingga saat ini ada 12 orany tersangka dalam proyek ini, KPK sebelumnya diketahui telah menetapkan 8 tersangka terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

Ketiga tersangka yang baru ditetapkan masing-masing aakah Isnu Edhi Wijaya Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI dan Ketua Konsorsium PNRI, kemudian Husni Fahmi Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi Penerapan Kartu Tanda Penduduk Elektronik yang juga PNS BPPT dan Paulus Tannos Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00