• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Tarik Minat Wisatawan Mancanegara, Bengkulu Perlu Promosi Luar Biasa

13 August
17:44 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Untuk menarik minat wisatawan mancanegara, tepatnya dari Asia Pasifik dan Amerika agar datang ke Bengkulu, diperlukan strategi pemasaran yang bersifat masif dan berkelanjutan, tidak saja di tingkat nasional maupun dunia. Mengingat khalayak diluar itu tidak akan mengetahui sebuah prodak destinasi wisata, tanpa adanya promosi.

"Dalam promosi zaman now dengan dulu tersebut juga berbeda. Untuk itu perlu diberikan apresiasi kepada Kementerian Pariwisata (Kemenpar) agar memberikan bimbingan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) melalui dinas teknis dan pelaku pariwisata, khususnya di Bengkulu ini, dalam strategi pemasaran prodak destinasi wisata yang akan mampu menarik minat wisatawan bisa datang ke Bengkulu," ungkap Anggota Komisi X DPR RI, Dewi Coryati ketika menjadi keynote speaker, pada Bimbingan Teknis (Bimtek) sinkronisasi promosi pariwisata di pasar Asia Pasifik dan Amerika, yang terselenggara oleh Kemenpar RI di Bengkulu.

Dikatakan Dewi, dengan masih sedikitnya wisatawan nusantara yang datang ke Bengkulu ini, tidak dipungkiri untuk strategi pemasaran prodak yang dilakukan juga harus luar biasa. Pasalnya apabila tidak ada inovasi baru di zaman kekinian ini, tidak akan mampu menarik minat wisatawan mancanegara datang ke Bengkulu.

"Stategi dalam promosi itu, memang perlu belajar dan melalui Bimtek dengan mendatangkan ahli nya tepatnya, Yulia dari Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran II Regional II, dan Anggota Tim Percepatan Pengembangan Wisata Sejarah, Religi, Tradisi dan Seni Budaya Kemenpar Ary Hartanto, mampu mencapai tujuan yang akan diraih, yakni, menyenangi bagi wisatawan yang datang, juga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara cepat setta murah," kata Anggota Fraksi PAN DPR RI ini, Selasa (13/8/2019).

Lebih jauh Anggota DPR RI dari Dapil Bengkulu ini juga menyarankan, berpijak dari wisatawan mancanegara tepatnya Asia Pasifik dan Amerika yang lebih senang dengan budaya dan alam, sehingga prodak wisata dan budaya yang bisa dijual ke mancanegara, Festival Tabut, Tari-tarian kreasi dan alat musik Dol serta bunga Rafflesia.

"Saya berkeyakinan wisata budaya dan alam Bengkulu tidak ada tandingannya, sehingga tinggal lagi pengemasan dan langkah promosi yang dilakukan dinas teknis serta pelaku pariwisata yang ada di Bengkulu ini," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bengkulu, Irsan Setiawan memberikan apresiasi atas langkah yang dilakukan Kemenpar dengan melaksanakan Bimtek sinkronisasi promosi pariwisata di pasar Asia Pasifik dan Amerika, karena akan meningkatkan pengetahuan Sumber Daya Manusia (SDM) kepariwisataan, terutama dalam promosi menghadapi Visit Wonderful Bengkulu 2020 mendatang. Apalagi sesuai pepatah menyebutkan, pariwisata tanpa promosi tidak akan ada artinya.

"Kita harapkan pelatihan seperti ini bisa terus berlanjut kedepannya, melalui bantuan legislator pusat (Dewi Coryati, red), sehingga SDM kepariwisataan di Bengkulu bisa lebih meningkat dan maju lagi," jelas Irsan.

Ditambahkan, meski potensi wisata di Bengkulu yang bagus untuk diperkenalkan kepada para wisatawan mancanegara, sangat banyak, namun perlu dilakukan pemilihan lebih khusus lagi dan dibuatkan pengemasan yang baik lagi, termasuk strategi promosinya, sehingga wisatawan yang datang lebih banyak lagi tidak saja lokal, nusantara, tapi juga dari mancanegara khususnya.

"Soal target itu kita dari Pemda Provinsi tetap selalu ada. Tapi sekarang memang perlu melakukan persiapan, seperti pemantapab dalam destinasi wisatanya, pengemasan dan pembuat paket-paket wisatanya, guna mencapai target maksimalnya, meningkatkan taraf hidup ekonomi masyarakat dan PAD," tukasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00