• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Hujan Deras, Luapan Air Sungai Mamolo Rendam 40 Rumah Warga

13 August
17:06 2019
0 Votes (0)

KBRN, Nunukan : Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (13/8/2019) menyebabkan sungai Mamolo meluap hingga merendam 40 rumah warga di 3 RT, Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Nunukan Selatan.

Kasubid Kedaruratan BPBD Nunukan Hasanudin kepada RRI mengatakan, air mulai naik dan merendam pemukiman warga sekitar pukul 02.00 wita yang berasal dari luapan sungai Mamolo dari dampak tingginya curah hujan yang terjadi sejak pukul 00.50 wita.

"Lokasi yang terendam banjir pak itu di wilayah Mamolo pemukiman di 3 RT yaitu RT.01, 10, dan 11, dengan jumlah rumah yg terdampak banjir lebih dari 40 rumah. Sementara ketinggian air mulai dari 20 cm dan tertinggi diperkirakan mencapai 1,2 meter pak," papar Hasan.

Selain merendam pemukiman warga, banjir juga meneggelamkan 4 buah perahu milik warga dan merusak dua jembatan akibat kuatnya arus sungai

"Saat evakuasi kami terjungkan 15 orang personil di lengkapi dengan 1 unit perahu lipat beserta dua unit mobil rescue dan picup serta satu motor trail untuk evakuasi barang maupun orang," ungkapnya.

Banjir yang merendam lebih dari 40 rumah ini tidak menelan korban jiwa, namun di temukan satu orang sakit yang langsung di rujuk ke rumah sakit untuk mendaptkan pelayanan kesehatan.

"Upaya evakuasi berakhir pada pukul 10.00 wita, dengan kondisi air yang sudah surut dan dapat dilalui kembali oleh kendaraan", jelas hasan

Sementara itu, Lurah Tanjung Harapan Andi Maskur menuturkan , 
banjir seperti ini setiap tahun terjadi.Jika curah hujan tinggi, dipastikan air sungai Mamolo akan meluap hingga menggenangi pemukiman warga. Sementara  saluran pembuangan air yang melintasi Kelurahan Tanjung Harapan tidak cukup menampung air hujan. Alhasil air menggenangi rumah warga.

Warga berharap kondisi banjir yang terjadi di Kelurahan Tanjung Mamolo ini segera mendapat perhatian pemerintah.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00