• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Mitigasi Bencana

TNI Akan Kejar dan Tangkap Pelaku Karhutla Sampai Manapun

12 August
22:48 2019
0 Votes (0)

KBRN, Pontianak : Setelah mendapatkan penekanan dari Panglima Kodam XII Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab, seluruh Kolonel yang ada di Makodam telah dikerahkan ke lapangan ikut menanggulangi Kebakaran Hutan dan lahan-Karhutla.

Penegasan tersebut disampaikan Pasahli Pangdam XII/Tpr Bidang Operasi Militer Selain perang (OMSP), Kolonel Inf Isa Anshori saat mewakili Pangdam XII Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab dalam Rapat Koordinasi Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) di  Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Senin (12/8/2019).

Kolonel Inf Isa Anshori  mengatakan akibat kabakaran hutan dan lahan di beberapa daerah di Kalbar, khususnya di Pontianak, Kubu Raya dan Mampawah, maka sekarang ini masyarakat sedang bernafas  dalam asap.

“Jadi sekarang begitu mendengar bahwa Penglima akan dicopot, jangan dulu Panglima, saya sudah sampai janji kepada Panglima. Berikan Surat Perintah. Akan saya kejar orang-orang itu sampai ujung perkebunan saya. Kami sampaikan hanya peristiwa ini sampai copot mencopot,” tegasnya.

Pasahli Pangdam XII/Tpr Bidang OMSP, Kolonel Infanteri Isa Anshori menyatakan setelah surat tersebut datang pada hari Minggu sore  telah mendapatkan perintah untuk spoting di Pontianak kota dan Mempawah, dimana untuk Pontianak kecamatan kakap dan Rasau Jaya.  Isa Anshori menyatakan sebenarnya pihaknya sudah konsolidasi dan konsultasi bahwa yang dapat dapat menyelesaikan permasalahan ini adalah komitmen.

 Jika komitmen lemah maka tinggal melakukan penegakkan hukum seperti yang disampaikan jajaran Kepolisian.

“Sekarang konsekuensinya adalah komitmen, komitmen ndak bisa kita akan ke lapangan, kita akan membabi buta saya tangkapi semua, kita serahkan kepada bapak Kapolda, tetapi nanti ada yang main di belakang itu akan ketahuan,” tegasnya.

Kolonel Infanteri Isa Anshori menyatakan telah mengecek lagi sampai ke lapangan untuk menemukan pelaku pembakar lahan. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00