• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Pertemukan Prabowo dengan Jokowi, Budi Gunawan Diacungi Jempol

12 August
20:23 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Sosok Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan dinilai sukses dalam mempertemukan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dengan Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Anggota DPR RI, Firman Soebagyo mengaku sangat mengapresiasi keberhasilan Budi Gunawan. Pasalnya dikatakan dia, sebelumnya, tidak ada seorangpun yang mengira pertemuan itu bakalan benar-benar terjadi.

"Pandangan saya adalah sangat tepat dan perlu diacungi jempol dan tidak perlu diperdebatkan lagi, karena sudah banyak berupaya untuk memfasilitasi keinginan Jokowi bertemu dengan Prabowo nyaris tidak pernah kunjung terlaksanakan," kata Firman kepada wartawan di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Politisi Partai Golkar ini mengaku yakin kalau langkah Budi Gunawan itu pastilah berkaitan erat dengan informasi intelijen yang diterimanya. Utamanya terkait dengan kondisi keamanan bangsa yang bisa terancam pasca Pilpres 2019 karena adanya polarisasi.

"Saya sebagai elit dan pelaku politik dan masyarakat juga sempat cemas melihat pasca pemilu terus berlajut dengan kerusuhan dan bahkan ada penembakan dan saya yakin semua masih belum lupa dari ingatan publik kejadian atau peristiwa tahun  1997 -1998 lalu," ujarnya.

Maka dari itu, BG, sapaan khas Budi Gunawan mengambil langkah antisipatif. Yakni dengan mempertemukan para tokoh bangsa untuk mencairkan suasana politik di negeri ini, sekaligus untuk menghilangkan polarisasi antar pendukung. Makanya, diminta Firman, semua pihak untuk tidak mempolitisasi pertemuan antara para tokoh itu lagi demi kesejukan suasana bangsa.

"Sudah saatnya kita semua eleman bangsa ini untuk berupaya membantu presiden terpilih demi mewujutkan pembangunan berkelanjutan 5 tahun kedepan sehingga bisa mencapai pertumbuhan 7 persen," tukasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00