• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Geledah Ruang Nyoman Damantra di DPR, KPK Bawa Dua Koper Barang Bukti

12 August
19:17 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Sebanyak delapan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekitar jam 18.38 WIB baru saja melakukan pengeledahan dan meninggalkan ruangan I Nyoman Damantra di lantai 6 ruang 0628.

Penyidik KPK tersebut membawa dua koper barang bukti hasil penggeledahan di ruang Fraksi PDI Perjuangan tersebut. Penyidik KPK yang keluar dari ruangan Nyoman Damantra pertama memakai baju biru dan bermasker sekitar pukul 18.33 WIB, Senin (12/8/2019). Penyidik laki-laki KPK tersebut membawa satu koper ukuran besar berwarna biru kisaran koper bermuatan 35 kg.

Pantauan RRI, berselang lima menit kemudian, tujuh penyidik KPK, dua perempuan dan lima laki-laki keluar dari ruang Nyoman Damantra sekitar pukul 18.38 WIB. Salah satu penyidik membawa koper berwarna coklat ukuran 16 kg. Dimana empat dari delapan penyidik KPK memakai tas ransel dan empat lainnya tidak memakai tas ransel.

Sebelum melakukan penggeledahan, KPK telah resmi menjadikan tersangka Dhamantra kasus dugaan suap izin impor bawang putih.

Sebanyak delapan penyidik KPK telah melakukan penggeledahan sejak pukul 15.30 WIB di ruang Fraksi PDI Perjuangan. Dimana Nyoman diduga menerima pemberian fee sebanyak Rp1.700-1.800 untuk setiap kilogram bawang putih yang diimpor ke Indonesia. 

Dalam kasus ini, KPK menetapkan enam orang tersangka. Nyoman merupakan pihak penerima dalam kasus suap ini. 

Secara rinci, keenam tersangka itu adalah tiga orang yang berperan sebagai pemberi dari pihak swasta yakni CSU yakni Chandry Suanda alias Afung, DDW alias Doddy Wahyudi, ZFK alias Zulfikar. 

Sementara tiga orang lainnya berperan sebagai penerima Nyoman, MBS alias Mirawati Basri yang merupakan orang kepercayaan Nyoman, dab ELV alias Elviyanto dari pihak swasta. 

Dalam operasi tangkap tangan sebelumnya, sejumlah barang bukti diamankan yakni bukti transfer sebesar Rp2 miliar. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00