• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sorotan Kampus

Unsoed dan Indesso Kerja Sama Kembangkan Desa Atsiri

12 August
18:39 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banyumas: Berdirinya museum atsiri atau visitor center yang dibangun sejak Desember 2017 di Kawasan Baturraden, mewarnai tempat wisata baru yaitu wisata edukasi di Banyumas.

Museum yang terletak di dalam area pabrik pengolahan minyak atsiri terbesar di Indonesia milik PT. Indesso Aroma itu diresmikan oleh Bupati Banyumas Ir. Ahmad Husein, Senin (12/8/2019).

Perusahaan swasta  yang telah berkecimpung selama 50 tahun di industri itu sudah menghasilkan lebih dri 50.000 ton minyak atsiri dan turunannya.

Dengan dibukanya museum tersebut, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto berkesempatan untuk mengadakan kerjasama terkait penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan oleh Rektor Unsoed Profesor Dr. Suwarto, MS dan Presiden Direktur PT. Indesso Aroma Robby Gunawan saat peresemian museum tersebut.

Rektor Unsoed Profesor Dr. Suwarto, MS kepada awak media menjelaskan, melalui kerjasama di tiga bidang yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat itu mahasiswanya dari jurusan kimia, MIPA dan teknologi pertanian bisa melihat secara langsung proses pembuatan minyak atsiri dan pengembangan tanaman yang memiliki potensi untuk produksi minyak atsiri.

Khusus di bidang pengabdian masyarakat, Rektor Unsoed menyebutkan pihaknya sepakat dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk bersama Indesso mengembangkan desa Atsiri.

“Kemudian untuk di bidang pengabdian tadi kami dengan pak Didi dari Kabupaten nanti rencana akan bersama Indesso membuat tadi yang menjadi keinginan pak Bupati salah satu desa Atsiri Indesso. Nanti akan kita kerjasamakan, jadi pemda, Unsoed dan Indesso ini”, terangnya kepada media di sela-sela kunjungan ke museum yang terdiri dari empat lantai itu.

Sebelumnya Presiden Direktur PT. Indesso Aroma, Robby Gunawan mengatakan, museum atsiri itu akan menjadi pusat informasi untuk menjadi panduan bagi masyarakat awam maupun kalangan pelajar baik sekolah menengah atas maupun Universitas terkait berbagai teknologi yang berhubungan dengan industri atsiri.

“Itulah adalah konsep kami membuat gedung ini, dan tentunya ini hanya suatu tahap permulaan. Kita ingin bekerjasama lebih banyak lagi dengan berbagai institusi lain salah satu hari ini kita juga penandatangan dengan Unsoed yang dalam kaitannya dengan berbagai kegiatan yang mendukung gedung visitor center ini”, ungkapnya.

Penandatangan nota kesepahaman Unsoed dengan PT. Indesso Aroma disaksikan selain Bupati Banyumas Ir. Ahmad Husein, juga hadir Staf Ahli Gubernur Jawa Tengah bidang ekonomi, keuangan, dan pembangunan Ir. Tegoeh Wynarno Haroeno.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00