• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Atlet Tinju Papua Barat Jalani TC Pra PON di Kupang NTT

12 August
17:31 2019
1 Votes (5)

KBRN, Kupang : Sebanyak 17 atlet tinju asal Provinsi Papua Barat melakukan Sentralisasi Latihan (TC) Pra Kualifikasi PON XX Tahun 2020 selama satu bulan penuh di Kota Kupang dan juga di Atambua, Kabupaten Belu.

Kepala Pelatih Tim Pra PON cabang olahraga Tinju Amatir Papua Barat Yomaki Frans kepada RRI di Arena Pelatnas Sea Games Aula Komodo Kota Kupang, Senin 12 Agustus 2019 menjelaskan, Tim Pra PON Tinju asal Papua Barat telah mensentralisasikan latihan 17 atletnya sebelum menyikuti Pra PON di Maluku Utara, selama sebulan lamanya di Papua Barat.

Dan selama satu bulan kemudian mulai 10 Agustus-08 September 2019, akan melakukan Sentralisasi Latihan di NTT.

Tergat mereka adalah, latihan bersama atlet-atlet tinju amatir SEA Games Indonesia di Aula Komodo, Kota Kupang dan juga Tim Pra PON NTT.

Menurut Yomaki Frans, dalam sentralisasi latihan ini, Tim Pra PON Tinju Papua Barat menurunkan full tim yakni sebanyak 17 atlet utama dan 4 atlet cadangan. Jumlah ini terdiri dari 10 petinju putera dan 7 puteri.

Yomaki Frans menuturkan, alasan utama mereka melakukan TC Sentralisasi di NTT, karena mereka melihat peta kekuatan saat Pra PON adalah petinju-petinju asal NTT.

“Kita memilih kupang kan, kita selama ini minim pertandingan. Jadi kita memilih disini karena lawan tanding atau kebetulan disini sedang berlangsung Pelatnas Sea Games Tinju Indonesia, dan NTT juga termasuk daerah yang cukup kami perhitungkan di Pra PON nanti. Ini juga sebagai ajang kami melakukan uji coba atlet-atlet kami bersama petinju Sea Games maupun tim Pra PON NTT,” tutur Yomaki Frans.

“Selain NTT, kami juga akan melakukan hal yang sama di Denpasar Bali dan Maluku. Kami harus banyak melakukan tryout dan latih tanding bersama petinju-petinju dari daerah lainnya untuk mengetahui kekuatan anak-anak binaan kami dan bagaimana strategi menghadapi lawan-lawan mereka di Pra PON nanti,” tegas Yomaki Frans lebih lanjut.

Menanggapi kehadiran 17 atlet Pra PON Tinju asal Papua Barat di NTT, Pelatih Kepala Tim Pra PON Tinju Nusa Tenggara Timur Oni Selan menilai, hal tersebut merupakan sebuah kesempatan positif bagi kedua kontingen untuk saliang melihat kekuatan atlet pada masing-masing kelas.

Tentunya mereka ingin memperbaiki performens mereka masing-masing sesuai pandangan pelatih.

“Menurut saya ini strategi para pelatih Papua Barat untuk mencari kekuatan-kekuatan lawan. Dan bagi saya ini sesuatu kebertungan buat Tim Papua Barat dan Kami sendiri. Dan kita akan tau bagaimana kekuatan masing-masing lawan. Tujuan utama mereka mungkin hanya satu saja, mereka ingin mencari kekuatan lawan dari semua daerah. Oleh karena itu, kita pun harus selalu siapkan atlet kita lebih baik lagi,” ujar Pelatih Kepala Tim Pra PON NTT, Oni Selan di Kupang, Senin (12/08/2019).

Dapat diketahui bahwa, TC sentralisasi 17 atlet tinju Papua Barat di NTT selama sebulan, akan dilakukan beberapa sparing bersama 13 atlet tinju pelatnas SEA Games dan Tim Pra PON NTT. Dan sesuai rencana, mereka juga akan melakukan sparing bersama atlet-atlet tinju di Laka Boxing Camp Atambua di Kabupaten Belu.

Sentralisasi latihan ini telah diawali dengan Sparing Patner bersama 13 atlet Tinju SEA Games Indonesia pada Jumat 9 Agustus, sedangkan latihan bersama Tim SEA Games Indonesia mulai berlangsung pada Senin 12 Agustus 2019 berpusat di Lokasi TC Atlet Tinju Sea Games Indonesia, Aula Komodo Nusa Tenggara Timur. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00