• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kilas Bola

Dikerjai Wasit, Persitema Layangkan Protes ke Asprov PSSI Jawa Tengah

9 August
13:26 2019
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Lagi-lagi, Persitema dirugikan oleh oknum wasit pada lanjutan kompetisi Liga 3 regional Jawa Tengah. Kali ini keperkasaan Persitema Temanggung di Liga 3 akhirnya rontok. Akibat dicurangi wasit, Persitema menelan kekalahan perdana musim ini.

Ketika dijamu PSIP Pemalang, Rabu (7/8) siang, Persitema kalah 0-2 dari tuan rumah lewat gol dan keputusan kontroversial wasit. Bukan hanya sekali, klub asal Kota Tembakau itu dirugikan dalam perjalanan mereka di Liga 3.

Oleh sebab itu, manajemen pun melayangkan portes keras ke Asprov PSSI. Staf pelatih Persitema Hafis Fajr Al-Mubarok kepada sejumlah media, Kamis (8/8/2019) kemarin, mengeluhkan kinerja wasit Liga 3 Zona Jawa Tengah yang telah mencoreng semangat fairplay dan sportivitas.

“Dalam tiga kali tanding kita selalu dirugikan oleh keputusan wasit yang kontroversial. Ini terbukti seperti saat melawan Sragen baik home maupun away, dan yang terakhir saat kita bertanding ke kandang PSIP Pemalang Rabu sore kemarin,’’ kata Hafis yang merupakan asisten pelatih Persitema.

Ketika melawan PSIP, dua gol striker Persitema, Andrid Wibawa, dianulir wasit dengan alasan offside. Padahal dari tayangan video yang dimiliki Persitema, gol mantan striker Persis Solo itu jelas masih dalam posisi on side.

Kayak gitu dibilang offside. Padahal jelas-jelas masuk,” ujar dia.

Sementara itu, dua gol PSIP juga tak luput dari kontroversi, meski akhirnya tetap disahkan wasit Dalail asal Batang Jawa Tengah. Derita Persitema semakin lengkap karena wasit Dalail tak menghiraukan pelanggaran handsball yang dilakukan salah satu pemain PSIP di area kotak penalti.

“Kejadian penalti sangat kontroversi, jelas handsball Musanef jauh dari kotak, dan dalam tendangan penalti  yang dilakukan Uko Wahyu berhasil ditepis Wisnu namun di-rebound dua kali dan baru terjadi gol. Padahal jelas dalam aturan FIFA 2019 jika penalti berhasil diblok maka langsung goal kick,” tuturnya.

Lebih menyesakkan lagi, menurut Hafis, gol kedua PSIP yang kembali dicetak Uko, jelas dalam posisi offside. Namun, asisten wasit bergeming tanpa mengibarkan bendera.

“Gol kedua pun jelas Uko sudah jelas dlm posisi offside. Namun tetap saja asisten wasit tidak mengangkat bendera,” tambahnya.

Nasib sial juga diterima Persitema. Pada menit ke-30, palang pintu Persitema, Tegar, melakukan pelanggaran dan langsung mendapat kartu merah. Protes keras sempat dilayangkan oleh sang kapten Octavian Chaniago, akan tetapi wasit tetap bersikukuh memberikan kartu merah.

“Parah, parah dan sangat parah. Di putaran pertama kami, Persitema yang mayoritas 95 persen pemain lokal mampu memimpin klasemen. Namun di putaran kedua permainan dan kerja keras anak-anak dihancurkan oleh kinerja wasit,” sebutnya.

Manajemen Persitema juga menyertakan bukti-bukti pendukung kecurangan yang dilakukan oknum wasit saat Persitema bertanding.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00