• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Kasus Impor Bawang Putih Masuk KPK, Dirut Bulog Bersyukur

9 August
12:03 2019
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Impor bawang putih yang dilakukan oleh pihak swasta, berujung masalah hingga ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menanggapi kasus ini, Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Dirut Bulog), Komjen Pol (Purn) Budi Waseso justru bersyukur.

Buwas, sapaan akrab Budi Waseso bersyukur karena Badan yang dipimpinnya tidak diizinkan untuk melakukan impor bawang putih, ketika kondisi harga bawang mengalami kenaikan drastis, lantaran kurangnya pasokan di pasaran. 

"Tidak (impor bawang, red). Alhamdulillah karena nggak entok impor (tidak boleh impor, red) Alhamdulillah," ucap Buwas, disela acara pelantikan Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Pramuka di Grahadi, Jumat (9/8/2019).

Namun diakuinya, sebelumnya Bulog telah diminta oleh Pemerintah untuk melaksanakan impor bawang putih. Sebagai upaya Bulog menekan harga bawang putih yang melonjak naik, akibat pasokan dipasaran berkurang. 

"O ya harusnya waktu itu kan Bulog mendapat penugasan, tapi terus dibatalkan, Ya Alhamdulillah, gak oleh dosane (gak dapat kesalahannya, red)," tegasnya. 

Hingga saat ini, Bulog kata Buwas, tidak turut campur dalam urusan bawang putih dan komoditas lainnya. Karena yang diserahkan oleh Pemerintah kepada Bulog adalah Pajale, yakni Padi, Jagung dan Kedelai. 

"Bawang kita nggak nangani, Bulog itu kan Pajale, Padi, Jagung, Kedelai, tapi sementara ini yang mendapat full hanyalah Padi gitu. yang lainnya penugasan," imbuhnya. 

Diberitakan, KPK mengamankan 13 orang dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan suap terkait pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019 pada Rabu dan Kamis, 7-8 Agustus 2019. 

KPK telah menetapkan enam orang sebagai tersangka dan menahan mereka, di antaranya anggota Fraksi PDIP DPR, Nyoman Dharmantra. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00