• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

KPK : Oknum Anggota DPR yang Terjaring OTT Dugaan Suap Impor Bawang Putih masih di Bali

8 August
14:44 2019
2 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk sementara masih belum bersedia mengungkap identitas sejumlah pihak yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta tadi malam. Namun dipastikan mereka yang kena OTT masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung KPK Merah Putih Jakarta.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta membenarkan salah satu pihak yang ikut terjaring OTT KPK diduga merupakan asisten atau orang kepercayaan oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia.

Menurut Alexander, oknum anggota dewan yang dimaksud itu diketanui sedang berada di Bali. Namun sampai saat ini Alexander beluk bersedia menjelaskan keberadaannya di Bali itu apakah diduga berkaitan dengan agenda kongres atau tidak.

Alexander mengatakan “saya nggak tahu detailnya, yang bersangkutan diperkirakan sedang berada di Bali, nah disana itu apakah ikut kongres atau memang acara yang lain, kita nggak ngerti,” jelasnya di Jakarta, Kamis (8/8/2019).

Alexander mengaku tidak mengetahui apakah yang bersangkutan ke Bali itu dalam rangka apa. Namun yang jelas saat ini di Bali kebetulan sedang ada agenda kongres sebuah partai politik (parpol). 

“Apakah dalam kaitan itu, nggak disebutkan, uang jelas ada 11 orang yang diamankan hingga tadi pagi. Masih ada satu orang belum diamankan karena katanya sedang berada di Bali, namun tidak disebutkan dari fraksi apa” ujarnya.

Sementara itu, hingga saat ini KPK untuk sementara telah mengamankan 11 orang yang ikut terjaring OTT. KPK menyebut OTT itu diduga berkaitan dengan suap perizinan impor bawang putih. 

Ketua KPK Agus Rahardjo sebelumnya menjelaskan kepada wartawan, sedikitnya 11 orang yang diamankan itu berasal dari berbagai unsur, mulai dari pengusaha importir hingga orang kepercayaan oknum anggota dewan.

“Penyidik KPK berhasil mengamankan sejumlah bukti transaksi sekitar Rp 2 miliar dalam OTT tadi malam, kemudian juga diamankan sejunlah uang dalam pecahan Dolar Amerika (USD)," kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00