• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Pilkades Serentak di Situbondo Menggunakan Sistem e-Voting

7 August
15:42 2019
0 Votes (0)

KBRN, Situbondo : Gelar Pilkades serentak di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menggunakan sistem e-voting atau pemungutan suara sistem elektronik berbasis e-KTP.

Kata Kabid Bina Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Situbondo, Yogik Kripsiansyah, untuk sementara ini, dari 116 desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak, hanya lima desa yang akan menggunakan sistem e-voting. 

"Semua desa kami tawarkan untuk menggunakan sistem e-voting, tapi hanya lima desa yang menyatakan siap. Yang tidak siap, ya dengan surat suara," ujarnya kepada RRI, Rabu (7/8/2019).

Ke-lima desa berada di Kecamatan Kendit, diantaranya, Desa Bugeman, Klatakan, Rajekwesi, Kukusan dan Balung. Lima desa tersebut, akan menjadi bahan evaluasi dan percontohan bagi desa lainnya untuk melaksanakan Pilkades selanjutnya dengan sistem e-voting.

"Pilkades berikutnya semua desa di Situbondo harus menggunakan e-voting," kata Yogik.

Yogik menyebutkan ada tiga hal positif dengan menggunakan sistem e-voting diantaranya, mengurangi tingkat kecurangan, meminimalisir kesalahan dalam penghitungan dan menjamin kepastian suara yang diberikan pemilih.

"Pemilih cukup menyentuh foto calon melalui monitor yang ada di bilik suara. Akan keluar struk sebagai bukti telah memberikan hak pilihnya terhadap calon A. Struk itu kita simpan, hawatir nanti ada gugatan dalam pelaksanaan Pilkades," ungkap Yogik.

Saat ini, persiapan pelaksanaan Pilkades serentak yang rencananya digelar pada Oktober 2019 memasuki tahapan pemutakhiran (pantarlih) data pemilih. Bagi desa yang menggunakan sistem e-voting, pemutakhiran data pemilih menggunakan elektronik verifikasi (e-verifikasi), untuk verifikasi dan validasi data pemilih.

"Nantinya, data pemilih, yang memiliki NIK ganda, meninggal, dan fiktif, akan diketahui melalui aplikasi e-verifikasi," pungkas Yogik.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00