• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

207 Desa di NTB Masih 'Blank Spot'

7 August
14:29 2019
0 Votes (0)

KBRN, Mataram : 207 desa di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masuk dalam kategori blank spot atau area yang tidak tersentuh sinyal komunikasi.

Adapun penyebab blank spot di 207 desa di NTB itu karena  terhalang pegunungan atau banyaknya perbukitan seperti di Pulau Sumbawa, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara dan Kabupaten Bima.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB, I Gede Aryadi menyebutkan, wilayah yang belum masuk jaringan internet membuat aktifitas masyarakat menjadi terganggu, terutama di areal vital seperti kantor desa, sekolah dan Puskesmas.

Guna mengatasi permasalahan area blank spot, Diskominfotik NTB tahun ini akan membangun Base Transceiver Station (BTS) sebuah infrastruktur telekomunikasi yang memfasilitasi komunikasi nirkabel antara piranti komunikasi dan jaringan operator pada area blank spot tersebut.

“Di minggu ketiga bulan juli itu ada tim dari kementerian yang telah melakukan terabas wilayah untuk memastikan titik – titik kordinat dalam membangun BTS untuk sinyal,” katanya, Rabu (7/8/2019).

“Tahun ini di programkan 20 BTS bisa terbangun di Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam menekan titik-titik blank spot,” tambahnya.

Diskominfotik NTB sudah menyampaikan data desa yang belum tercakup layanan komunikasi kepada Kemenkomimfo melalui Balai Penyedia Pengelolaan Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika.

Gede menjelaskan, sesuai target nasional, pada 2020 direncanakan persoalan konektivitas antarwilayah terkait blank spot itu harus sudah tuntas.

“Sehingga kita harapkan pada tahun 2020 seluruh desa yang blank spot sudah bisa dituntaskan agar konektivitas antar wilayah tersambung dengan baik,” tandasnya.


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00