• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

BBRBLPP Gondol Gandeng Kemen Ristekdikti Bimtek Budidaya Teripang Pasir

6 August
16:36 2019
0 Votes (0)

KBRN, Singaraja : Buleleng memiliki potensi perikanan dan kelautan cukup besar, namun hingga saat ini sepertinya belum dikelola secara maksimal.

Berdasarkan realita seperti itu Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan (BBRBLPP) Gondol terus melakukan teroboson untuk membudidayakan beberapa jenis biota laut.

Untuk mendukung keberhasilan upaya budidaya tentunya dibutuhkan SDM yang mampu mengelola apa yang menjadi program untuk dikembangkan. Seperti halnya yang dilakukan Selasa (6/8/2019), BBRBLPP Gondol bekerjasama dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) menyelenggarakan bimbingan teknik (bimtek) tentang budidaya teripang pasir pada kurungan jaring tancap dan aplikasi probiotik rica pada budidaya udang di tambak.

Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka Hari Bhakti Inovasi dan Teknologi Nasional ke-24 tahun 2019. Seperti diungkapkan Kepala BBRBLPP Bambang Susanto, bimtek mutlak diperlukan agar program yang digelontorkan tepat sasaran, terlebih Teripang merupakan biota laut kini semakin langka. Sementara Teripang memiliki nilai ekspor dengan nilai jual tinggi. Dengan kondisi tersebut BBRBLPP mengajak nelayan dan pengusaha untuk kembali melakukan pembudidayaan Teripang, didukung dengan teknologi sehingga akan menghasilkan produksi maksimal.

“Kami mengharapkan dari KKP ini men-support teknologi yang dihasilkan. Nah hari ini, karena teknologi pembenihan dan pembesaran teripang sangat diharapkan oleh masyarakat dan selalu diminta, inilah saatnya yang tepat untuk kebangkitan teknologi,” ucapnya.

Kepala Sub Direktorat Industri Pangan dan obat Dirjen Penguatan Inovasi Kementerian Ristekdikti, Novi Mukti Rahayu, ST, MT kepada RRI mengungkapkan, perlu adanya inovasi untuk mengembangkan produk-produk unggulan sehingga ada sinergi antara ketersediaan potensi dengan SDM yang mengelolanya. Terlebih Buleleng dengan berbagai ragam potensi kelautan dan perikanannya, didukung keberadaan Balai Riset.

“Ini kan potensi daerah, yang seharusnya kita sendiri yang membudidayakan. Kita melihat dari pidato presiden terkait jangka waktu 5 tahun kedepan, beliau mengatakan inovasi sudah tidak lagi adalah riset, namun sudah masuk ke masyarakat sudah menjadi mindset pembudidaya,” jelasnya.  

Bimtek diikuti 80 peserta nelayan dan pembudidaya berlangsung sehari di BBRBLPP Gondol. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00