• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Hadapi Bonus Demografi, BPPT Dorong Pengembangan SDM Berbasis Iptek

30 July
02:45 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Indonesia harus dapat memanfaatkan bonus demografi yang dimilikinya, yakni banyaknya sumber daya manusia (SDM) produktif untuk menjadi pilar pembangunan nasional. 

Hal itu dikemukakan Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza di kediaman Presiden RI ketiga BJ Habibie, Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (29/7/2019) siang. 

Menurut Hammam, kondisi yang dialami Indonesia saat ini mirip dengan kondisi yang terjadi pada Jepang usai Perang Dunia II, ketika negeri Matahari Terbit itu masih menjadi negara menengah. 

"Untuk itulah, Indonesia perlu mengembangan SDM-nya di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), sebagai pilar utama pembangunan nasional," ujarnya. 

Pada kesempatan Sillaturahim dan Diskusi bersama Prof BJ Habibie ini, Hammam menyebut bahwa pembangunan SDM ini pun sesuai dengan pernyataan Presiden Joko Widodo, dalam pidato Visi Indonesia, di mana Presiden menuturkan bahwa dirinya memberikan prioritas pada pembangunan sumbe rdaya manusia, karena pembangunan SDM merupakan kunci pembangunan Indonesia ke depan.  

Sementara Presiden RI ketiga BJ Habibie berpendapat bahwa kualitas SDM kita harus ditingkatkan. Hal ini, menurutnya, dapat dicapai apabila bangsa Indonesia menguasai kebutuhan dalam negeri secara mandiri.

"Harus fokus pada kebijakan strategis. Pemerataan terhadap seluruh pembangunan di bumi Indonesia, agar mengarah pada menciptakan SDM yang berkualitas," kata BJ Habibie di depan para peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tk I Angkatan XLII Tahun 2019

Pada kesempatan ini, BJ Habibie pun meminta kepada para calon pemimpin untuk membuat kebijakan yang berani, sehingga perekonomian Indonesia ke depannya tidak bergantung pada sumber daya alam mentah, melainkan produk inovasi karya Indonesia sendiri.

"Kita harus terus berkarya dalam era pembangunan ini, harus berani membuat kebijakan yang inovatif agar dapat menguasai kebutuhan dalam negeri secara mandiri," tegasnya.

Manajemen Talenta, Bangun SDM Iptek

Menanggapi harapan Habibie ini, Hammam pun menyatakan bahwa pihaknya akan berupaya mendorong, agar banyaknya jumlah usia produktif atau bonus demografi, dapat dipenuhi oleh SDM berbasis Iptek.

"Kami di BPPT berkomitmen tegas dalam mendorong peningkatan komposisi SDM Iptek, serta dibangunnya Manajemen Talenta Nasional, guna mengidentifikasi, memfasilitasi serta mendukung pendidikan dan pengembangan talenta-talenta Indonesia," papar Hammam.

Secara umum, Manajemen Talenta merupakan proses pengelolaan sumber daya manusia, yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan strategis organisasi, khususnya pada posisi yang dianggap penting.

Dalam konteks nasional, kata Hammam, proses manajemen talenta tentu ditujukan untuk menciptakan SDM, yang dianggap mampu untuk menjadi figur seorang pemimpin yang tepat.

BPPT sebagai lembaga yang melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengkajian dan penerapan teknologi imbuh Hammam terus mendorong kontribusinya dalam pembangunan nasional dengan meningkatkan komposisi SDM Iptek. 

"Kami berharap generasi muda kita akan mempunyai kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang baik, seperti hal-nya Habibie yang kala itu memiliki program beasiswa, yang diberikan kepada 3. 000 orang". 

"Dengan pembangunan SDM ini, kami optimis bahwa cita Indonesia Emas akan terwujud, sehingga kita bisa menjadi negara maju pada Tahun 2045 nanti," pungkas Hammam. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00