• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Senior Demokrat Ingatkan Partai Pendukung 02 Harus Kontrol Pemerintah

30 July
00:39 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Partai-partai pendukung Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diingatkan untuk menepati janji kampanye pada Pilpres 2019 lalu, konkretnya dengan menjadi oposisi. Jika tidak, rakyat yang memilih mereka pada pemilu kali lalu bisa menyesal atau 'gigit jari'.

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Max Sopacua mengakui bahwa konstitusi negara ini sesungguhnya tidak mengenal yang namanya oposisi. Namun ditekankannya, apapun namanya itu, pemerintah tetap saja perlu di kontrol.

"Pemerintah perlu dikontrol dan lembaga itu harus ada. Kalau nanti disebut rakyat yang mengkontrol tetap harus lewat partai-partai politik yang bermarkas di DPR. Disitulah peran rakyat yang terwakili," katanya kepada wartawan, Senin (29/7/2019).

Pernyataannnya itu nampaknya menanggapi manuver politik yang dilakukan oleh beberapa petingggi partai dari kubu 02. Baik itu Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), bahkan Partai Demokrat sendiri.

Dia menilai pernyataan mereka yang kebanyakan mengatasnamakan rakyat atau demi rakyat itu sebenarnya hanya untuk mencari kursi kekuasaan, dalam hal ini kursi menteri.

"Warisan terbesar dari politik adalah kekuasaan. Ini kita buktikan dengan bagaimana parpol-parpol berusaha mendapat kursi-kursi menteri di kabinet dalam koridor kekuasaan," tekannya.

Padahal dalam pemilu kali lalu, rakyat memilih mereka karena termakan janji-janji politik. Maka dari itu, Max pun meminta partai-partai tersebut untuk menjadi oposisi.

"Bagaimana kalau peran Parpol sudah masuk dalam ruang pendukung pemerintah. Apakah rakyat harus gigit jari menyesali dukungan yang diberikan saat Pemilu dengan seribu janji memperjuangkan keinginan rakyat," pungkas politisi senior Partai Demokrat ini.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00