• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Warga Sragen 'Enggan' Mandikan Jenazah ODHA, Ini Pemahaman KPA

22 July
21:02 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sragen: Diskriminasi terhadap orang dengan HIV/Aids di Kabupaten Sragen masih saja terjadi. Bahkan diskriminasi tidak hanya yang masih hidup. Saat mereka meninggal dunia pun masih dijauhi oleh masyarakat setempat.

Hal ini diakui Koordinator Program Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Sragen Wahyudi, disela menggelar sosialisasi dan juga pelatihan pemulasaraan jenazah ODHA di Pemkab Sragen, Senin (22/7/2019). Wahyudi mengatakan KPA Sragen berusaha mengikis diskriminasi, termasuk pada pemulasaraan jenasah ODHA. 

"Kami bekerjasama dengan RSUD dr Suhadi Prijonegoro Sragen. Kami mengajak ODHA dan Orang yang Hidup bersama ODHA (OHIDA) memberikan bimbingan terkait pemulasaraan jenazah," terangnya kepada wartawan.

Wahyudi menyampaikan, untuk penanganan ODHA memang tidak jauh berbeda dengan jenazah pada umumnya. Namun petugas pemulasaraan jenazah ODHA perlu mengenakan pelindung tubuh.

"Bukan karena khawatir tertular HIV/Aids, namun justru penyakit turunannya. Sebab virus HIV ikut mati setelah 4 jam ODHA meninggal dunia. Namun yang perlu diwaspadai justru penyakit yang mengikuti, misalnya TBC, Hepatitis dll itu," ujarnya.

Sosialisasi seperti ini telah ditujukan juga kepada petugas puskesmas, Modin, termasuk tokoh masyarakat dan tokoh agama. Dengan harapan dapat menyampaikan kepada masyarakat luas. "Kita sudah sering melakukan pelatihan, tapi memang belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat," katanya.

Sementara itu sekretaris KPA Sragen Haryoto menyampaikan, kali ini mengundang ODHA dan OHIDA agar mereka mengerti dan tidak merasa terdiskriminasi. Karena secara teknis pemulasaraan jenazah memang beda. 

Pihaknya menyampaikan saat ini memang belum tersosialisasi 100 persen soal ODHA pada masyarakat. "Butuh pihak lain termasuk tokoh agama yang bisa menyampaikan ke warga," tandasnya.

Catatan KPA, saat ini ada 1.118 kasus HIV Aids di Sragen hingga bulan Juni 2019. Total ODHA yang meninggal dunia sebanyak 116 orang.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00