• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sosok

Lumajang Membara, Iptu Jama'ari Pimpin Pasukan Mobrig Tempur Sampai Mati

22 July
05:31 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Suara letusan senjata api terdengar beberapa kali di hutan jati dekat Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang, Minggu (21/7/2019) siang.

Terlihat pula, banyak pejuang Indonesia lengkap dengan bambu runcing, serta para tentara Belanda hilir mudik di kawasan tersebut.

Jangan salah sangka dulu, Indonesia tidak diserang oleh bangsa asing lagi. Melainkan Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban bersama dengan komunitas member grup facebook ‘Sahabat MAS’, berkolaborasi dengan Cantas Film sedang membuat film tentang kepahlawanan anggota Mobrig (sekarang Brimob) Iptu Jama’ari bersama anggotanya dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Kapolres Lumajang sendiri memerankan Iptu Jama’ari, tokoh perjuangan yang gugur bersama belasan anggotanya di Desa Tumpeng, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Sejarah mencatat, pertempuran sengit antara Mobrig yang dipimpin Iptu Jama'ari melawan tentara Belanda terjadi pada 13 November 1947, di sekitaran Desa Tumpeng. Pertempuran tak seimbang tersebut mendesak Jama'ari dan pasukannya hingga kehabisan peluru. Namun api kemerdekaan masih tetap berkobar di hati dan jiwa para pejuang Indonesia tersebut. Bersenjatakan parang serta sangkur yang mereka bawa, para pejuang bertempur habis habisan tanpa memikirkan desingan peluru yang mengarah pada mereka.

Sempat membunuh 10 orang musuh dengan parangnya, akhirnya Iptu Jama’ari pun harus roboh setelah dadanya diterjang oleh peluru lawan. Dirinya gugur bersama 17 pejuang lain di medan pertempuran. Jasad Iptu Jama'ari dirusak dan dibuang ke Parit di pertigaan Tumpeng, yang mana sekarang telah berdiri tugu Perjuangan Polri untuk mengenang betapa heroik pertempuran itu. 20 orang pejuang yang lain berhasil ditangkap tentara Belanda, sedangkan sisanya berhasil melarikan diri ke arah Desa Pasrujambe untuk selanjutnya kembali bergerilya di tempat tersebut.

Seusai kegiatan syuting, Kapolres mengatakan merasa terhormat memerankan tokoh pahlawan Polri dalam sebuah film.

“Iptu Jama’ari adalah sosok pejuang sejati, dimana dengan gagah berani beliau berusaha mempertahankan kemerdekaan dari serangan musuh yang berusaha menguasai Indonesia pada saat itu. Saya sangat merasa tersanjung memerankan tokoh sehebat beliau,” ungkap Kapolres kepada wartawan, Minggu (21/7/2019).

Lebih lanjut, Arsal berharap, dengan terbitnya film tersebut dapat menggugah semangat pemuda dan pemudi Indonesia untuk lebih mencintai negeri ini. 

“Perjuangan para pendahulu amatlah berat, dimana nyawa yang dipertaruhkan untuk ssatu kata, Merdeka. Dan hari ini, waktunya para pemuda dan pemudi bangsa Indonesia mengisi kemerdekaan, agar bangsa ini dapat mengemban wasiat para leluhur," tutupnya. (Sumber: Alimin / Foto: Humas Polres Lumajang)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00