• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Pemkab Cilacap Imbau Masyarakat Tidak Panik Berlebihan Sikapi Info Bencana

20 July
08:32 2019
0 Votes (0)

KBRN, Cilacap : Pemkab Cilacap mengimbau masyarakat tidak panik berlebihan menyikapi informasi yang beredar terakait analisa permodelan potensi gempa dan tsunami di sepanjang pantai Selatan, termasuk Cilacap.

Hal ini semestinya menjadi bentuk kesiapsiagaan menghadapi bencana apapun, karena Indonesia, termasuk  Cilacap menjadi wilayah rawan bencana.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji melalui Kabag Humas & Protokol Taryo mengajak masyarakat tetap tenang menanggapi informasi yang beredar luas itu.

“Masyarakat dimohon tetap tenang , tidak panic berlebihan dan beraktivitas seperti biasa meski tetap harus waspada. Hal ini karena informasi tersebut merupakan asumsi melalui pendekatan ilmiah dari para ahli,” kata Taryo, Sabtu (20/7/2019).

Sebab informasi tersebut tidak menyebutkan detil waktu perkiraan kejadian.

“Sampai hari ini di negara majupun tidak bisa memprediksi secara detil kapan akan terjadi suatu bencana,” ujarnya.

Di sisi lain ia juga mengingatkan masyarakat dalam menerima informasi agar tidak ditambah informasi-informasi yang tidak jelas kebenarannya yang justru semakin meresahkan dan menyesatkan.

“Pemkab melalui BPBD sudah melakukan banyak hal, seperti simulasi, pelatihan dan kegiatan lain yang tujuannya untuk mengurangi dampak dari suatu bencana,” imbuhnya.

Senada Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Tri Komara Sidhy menyatakan informasi potensi gempa dan tsunami menjadi mitigasi untuk menentukan langkah penyelamatan diri.

“Namanya kajian ilmu pasti mengkhawatirkan bagi warga. Sehingga berita tersebut untuk dipahami dan disikapi dengan bijak, tidak panik,” jelas Tri.

Cilacap, kata Tri merupakan laboratorium bencana sehingga  masyarakat terutama yang tinggal di sepanjang pantai harus waspadai menghadapinya, siaga 247 (24 jam selama 7 hari –red).

Tidak lupa Tri Komara menyampaikan beberapa tips kesiapsiagaan bagi warga yang tinggal di wilayah bencana.

“Yang utama siapkan satu tas untuk menyimpan barang berharga seperti dokumen penting, barang berharga, dan barang-barang penting lainnya. Lalu siapkan juga lampu senter, handphone, dan kunci rumah digantung di tempatnya,” pungkas Tri.



 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00