• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Garam Lokal Belu, Masuk Pasar Timor Leste

19 July
16:18 2019
0 Votes (0)

KBRN Atambua : Produksi garam lokal petani garam asal Atambua Kabupaten Belu saat ini sudah juga diminati konsumen negara tetangga Timor Leste.

Garam lokal yang diproduksi petani garam di lokasi susuk pesisir pantai utara wilayah desa Dualaus  Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu, bisa tembus pangsa pasar Timor Leste karena dianggap cukup bermutu.

Melalui pengusaha Timor Leste dalam 2 pekan tumpukan garam yang sudah dikemas dalam bakul dibeli pengusaha langsung ditingkat petani, guna memenuhi kebutuhan akan garam di Negara Tmor Leste.

Senti petani garam Desa Dualaus kepada RRI mengatakan, pembelian garam langsung ditingkat petani dalam jumlah cukup banyak ratusan kilogram dan sebenarnya sudah berlangsung sejak tahun 2017 lalu.

"Kita kerja garam kelompok. Kalau 2 minggu begitu belasan karung garam sudah dapat. Kan ini pengusaha Timor Leste datang ke kami langsung borok saja garam petani," ungkapnya, Jumat (19/7/2019).

Menurutnya, dari jajakan kerjasama dimana petani menerima hasil penjualan ditempat tidak perlu repot menjual garam ke pasar lokal kota Atambua. Hal ini tentunya memberikan keuntungan tersendiri karena pangsa pasar jelas, belum ditambah bisa menekan biaya transportasi yang seringkali terbilang mahal.

"Ya ini langsung muat ke Timor. Biasa bayar di sini pake rupiah tapi kalau jual  disana sudah pasti terima Dollar," terang Senti.

Sementara untuk harga jual garam dihitung perbakul besar seharga Rp.110.000 sehingga memberi omset penjualan hingga jutaan rupiah. Kurun waktu 3 tahun terakhir memberikan pendapatan ekonomi petani garam di desa setempat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00