• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Blangko e -KTP Kosong, Disdukcapil Aceh Utara Keluarkan Suket

18 July
23:09 2019
0 Votes (0)

KBRN, Lhoksukon : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Aceh Utara, terpaksa menerbitkan surat keterangan (Suket) untuk menggantikan sementara Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Hal tersebut dilakukan karena stok blanko e-KTP di Disdukcapil Kabupaten setempat sedang mengalami kekosongan.

Kepala (Disdukcapil Kabupaten Aceh Utara Muhammad Zulfadhli kepada RRI, mengatakan untuk sementara sebagai penganti e-KTP, pihaknya mengeluarkan Suket kepada warga yang sudah melakukan perekaman, sambil menunggu dikirim blangko dari Ditjen Dukcapil.

“Kegunaan suket itu sama dengan e-KTP dan berlaku selama enam bulan kedepan sejak di keluarkan, setelah habis masa berlaku warga harus segera melaporkan kembali ke Disdukcapil, jika sudah tersedia blangko langsung bisa mengambil e-KTP yang bersangkutan karena sudah melakukan perekaman sebelumnya,”kata Muhammad Zulfadhli, Kamis (18/7/2019).

Disebutkan, blangko e-KTP sudah mengalami kekosongan sejak Mei 2019 lalu, kokosongan ini bukan hanya terjadi di Aceh Utara. Namun juga terjadi di daerah lain yang ada Indonesia, karena pengadaaannya blangko tersebut di pusat, sedangkan blangko Akte Kelahiran dan Kartu Keluarga (KK) stoknya masih tersedia.

“Pada bulan Juni 2019 lalu kita telah mengajukan permintaan blanko e-KTP sesuai kebutuhan, tapi ternyata di Ditjen Dukcapil Kemendagri stoknya kosong, namun ternyata di Ditjen Dukcapil Kemendagri juga sedang kosong, walaupun demikian pelayanan perekaman tetap berjalan seperti biasa,”terangnya.

Menurunya, selama ini pengajuan  Blangko e-KTP ke Ditjen Dukcapil sesuai kebutuhan, sedangkan pengajuan blangko itu ke pusat dilakukan jika sudah menipis atau tersisa sekitar 500 keping, karena tahapan pengajuan blangko ke pusat memang seperti itu.

”Misalnya kita ajukan 5.000 keping perbulan, biasanya hanya dikirim 2.000 hingga 3.000 keping, karena sehari yang melakukan perekaman sekitar 200 orang, kebanyakan  dari kalangan pemula maupun yang sudah wajib  KTP,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00