• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Capim KPK Uji Kompetensi, Dari 192 Orang Pansel Hanya Ambil 10-50 Saja

18 July
11:14 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, sebanyak 192 Capim KPK yang sudah lolos tahap penyaringan secara administrasi akan mengikuti uji kompetensi, hari ini, dengan rangkaian tes yang sudah disiapkan Pansel, Kamis (18/7/2019).

Sejak pukul 10.00 WIB pagi tadi, para Capim KPK sudah menjalani tes kompetensi dengan jenis ujian pilihan ganda. Bukan itu saja, usai ujian kompetensi, mereka lanjut saling beradu makalah tentang 'Cara Pemberantasan Korupsi', yang diberikan waktu tiga jam oleh Pansel untuk mempersiapkan makalah masing-masing.

"Dari pemberantasan, pencegahan, baik manajemen organisasi internal, sampai hubungan kelembagaan antara KPK dan lembaga lainnya," ujar Yenti kepada wartawan mengenai isi makalah yang dimaksudkannya, Kamis (18/7/2019).

Selain itu, Pansel juga akan menilai bagaimana pandangan dan sikap para Capim KPK mengenai etika berlembaga. Karena menurutnya, meski KPK itu independen, tapi para komisionernya harus pula mengerti bagaimana etika membangun atau membina hubungan dengan lembaga lain.

Dengan begitu, kata dia, KPK akan terjaga sebagai lembaga formal resmi walaupun independen. Dan disitu ada etika yang harus dipahami, dimana itu sangat penting dalam ketatanegaraan.

Dalam tes masuk tahap II ini (setelah penyaringan secara administrasi), Yenti membeberkan, Pansel akan mengambil 50 orang terbaik atau lebih. Namun semua itu memang tergantung hasil tes hari ini, apakah bisa memenuhi kriteria atau tidak. Tapi intinya, rencana awal Pansel adalah mengambil 50 orang terbaik untuk masuk ke tahapan berikutnya.

Tidak main-main, dalam menilai makalah yang dibuat 192 Capim KPK yang ikut tes tahap II hari ini, Pansel menyiapkan 12 orang pakar antikorupsi, yang akan membaca, menilai, kemudian memberikan rekomendasi sebagai bahan pertimbangan Pansel dalam mengambil keputusan 50 peserta ujian terbaik yang lolos ke tahapan berikutnya.

"Jadi kami punya kriteria. Harapannya antara 50 orang atau lebih (yang lolos) tapi jika tidak, walau cuma 10 orang (yang lolos), apa boleh buat (lanjut terus)," imbuh Yenti. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00