• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Mitigasi Bencana

Angin Kencang dan Sumber Air Mulai Mengering jadi Kendala BPBD Ogan Ilir Padamkan Api Karhutla

18 July
11:00 2019
2 Votes (5)

KBRN, Palembang : Sulitnya medan menuju lokasi dan sumber air terdekat yang sudah mulai mengering serta angin kencang merupakan tantangan yang dihadapi Badan Penangglangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan dalam memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Kepala BPBD Ogan ilir Jamhuri kepada RRI mencontohkan saat pemadaman kebakaran lahan belum lama ini yang terjadi di desa pulau Semambu dan Palemraya, petugasnya cukup kerepotan karena derasnya angin dan belum lagi kendaraan tidak bisa masuk ke lokasi sehingga peralatan harus digotong oleh petugas.
Insert

“Anginnya luar biasa, itu sudah menimbulkan kembang api dan kalau sudah ada kembang api berpotensi meluas. Kalau mobil tidak bisa masuk ke lokasi terpaksa kita gotong, nah untungnya petugas saya tetap tangguh. Kemudian, yang menjadi kendala kedua yaitu sumber sumber air yang ada di kanal terdekat itu sudah mulai mengering,” ungkapnya, Kamis (18/7/2019).

Jamhuri menambahkan dalam memadamkan api ia menargetkan satu jam selesai tapi itupun disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Terhitung sejak 25 Juni hingga saat ini tercatat 18 titik kebakaran lahan di Kabupaten Ogan ilir. Lahan terluas yang terbakar terjadi di Palemraya mencapai sekitar 10 Hektar.

Sementara lahan di desa pulau Semambu lokasinya berada di sisi jalan tol Palembang-Indralaya (Palindra). Dari Pantauan RRI sejak pagi hari ini, meski tidak mengganggu jarak pandang pengendara, kabut asap di lahan-lahan di sisi tol Palindra masih terlihat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00