• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Kasus Novel Diduga Libatkan Orang Penting, Jokowi Diminta Turun Tangan

18 July
04:54 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Presiden RI, Joko Widodo diminta menunjukkan keseriusannya dalam agenda pemberantasan korupsi. Konkretnya dengan segera bersikap tegas atau mengeluarkan keputusan penting atas kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

Direktur Sekolah Konstitusi, Hermawanto menduga kasus Novel tak akan diungkap, karena melibatkan orang penting di negeri ini. Sekalipun bukti-bukti terkait kasus itu nantinya ditemukan.

"Menurut saya bukan persoalan kurang bukti, mau atau tidak (mengungkap kasus Novel)," katanya saat berbincang dengan Radio Republik Indonesia, Rabu (17/7/2019).

Meski demikian, ditekankannya kalau kasus itu masih bisa diungkap. Hal itu bisa terjadi jika Jokowi selaku pimpinan tertinggi di negeri ini mau turun tangan.

"Tidak harapan lagi kecuali satu, kepada presiden," tandasnya.

Dia pun meminta Jokowi untuk segera mengeluarkan putusan penting terkait kasus Novel sebelum pelantikannya sebagai Presiden terpilih pada Oktober nanti. Hal itu demi menunjukkan keseriusan untuk mendukung agenda pemberantasan korupsi di negeri ini.

"Ini bukan persoalan Novel, tapi ini persoalan agenda pemberantasan korupsi. Karena dampak dari kasus Novel itu memberikan pesan bahwa menjadi aktivis anti korupsi itu berbahaya. Anda bisa di Novel kan. Itu berbahaya bagi agenda pemberantasan korupsi ke depan," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00