• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

PAM Jaya Siapkan 26 Mobil Tangki Air Bersih Antisipasi Kekeringan di Ibukota

17 July
23:56 2019
1 Votes (2)

KBRN, Jakarta : Sumber air baku PAM JAYA yang terbesar (81%) berasal dari Waduk Juanda Purwakarta yang dikelola oleh Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur, masih pada level aman. Sedangkan, 14% lainnya berasal dari PDAM Kabupaten Tangerang berupa air curah dan 5% lainnya berasal dari sungai-sungai yang mengalir di Jakarta seperti Kali Krukut dan Cengkareng Drain.

Hal itu dikemukakan Manager Humas PAM Jaya, Linda Nurhandayani, dalam keterangan tertulis, Rabu (17/7) terkait pelayanan air bersih saat kemarau melanda Ibukota.

”Ketersediaan air bersih untuk wilayah Jakarta aman selama musim kemarau,” kata Linda Nurhandayani.

Menurut Linda, selain pelayanan kepada konsumen, PAM Jaya juga menyiagakan 26 mobil tangki air untuk wilayah Ibukota yang mengalami kekeringan parah. Satu mobil tangki rata – rata  berisi 4000 liter (4 m3) air bersih.

Untuk bantuan air bersih PAM JAYA 5 unit dan Mitra swasta yakni AETRA 6 unit dan PALYJA 15 unit yang dapat digunakan dalam kondisi darurat,” ujar Linda

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan puncak musim kemarau di wilayah DKI Jakarta akan berlangsung pada September 2019. Warga Ibu Kota diminta bersiap menghadapi kekeringan.

Berdasarkan pemantauan hari tanpa hujan (HTH) yang dilakukan BMKG, sebagian besar wilayah DKI Jakarta telah mengalami kemarau dengan jumlah hari tanpa hujan antara 21 sampai 30 hari. HTH 21 sampai 30 hari tersebut masuk kriteria HTH panjang, artinya sudah 21 sampai 30 hari tidak ada hujan.

BMKG juga mencatat wilayah Jakarta Utara berstatus siaga kekeringan. Ada dua wilayah yang jumlah hari tanpa hujannya antara 31-60 hari atau kategori HTH sangat panjang, yaitu Rawa Badak dan Rorotan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00