• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Pengamat: Massa GNPF Ulama dan PA 212 Akan Tinggalkan PKS Jika ...

17 July
23:12 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bisa ditinggalkan oleh para pendukung, termasuk sebagian massa dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 pada Pemilu 2024 nanti.

Pengamat Politik, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, pada dasarnya, sebelum pelaksanaan Pilpres lalu, massa dari GNPF Ulama dan PA 212 ingin Indonesia dipimpin oleh pemimpin selain Joko Widodo (Jokowi). Maka dari itu, penting bagi PKS untuk tetap menjadi oposisi demi menyuarakan aspirasi mereka.

"Menjaga grass root itu lebih penting lagi dari pada kursi menteri," tegasnya saat berbincang dengan Radio Republik Indonesia, Rabu (17/6/2019).

Perlu diketahui, selama ini PKS sudah memberi sinyal untuk menjadi oposisi. Namun partai pimpinan Presiden Sohibul Iman itu baru akan memutuskan langkah politik lima tahun ke depan dalam Musyawarah Majelis Syuro yang tidak lama lagi dilangsungkan. Terkait itu, Pangi mengimbau para pengurus PKS untuk mempertimbangkan secara matang. Sebab jika tidak, mereka bisa kehilangan pendukung di Pemilu 2024 nanti.

"Kalau arus bawah ga dimainkan dengan baik, maka pelan-pelan akan meninggalkan partai itu. Itu resiko," tukasnya.


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00