• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Haji 2019

Sebelum Wafat, Jemaah Haji Asal Surabaya dan Batam Sempat Dirawat

15 July
23:49 2019
0 Votes (0)

KBRN, Madinah : Dua jemaah haji Indonesia yang wafat di Madinah, Senin (15/7/2019), sempat dirujuk ke RS King Fahd Madinah sebelum menghembuskan napas terakhir.

Jemaah tersebut atas nama Soeratno G Mangun Wijoto (73), asal embarkasi Surabaya Kloter SUB 4 dan Subli bin Nasir, 61, asal embarkasi Batam 3 (BTH 3).

Dr Hendra Praja T Sp.B, yang sempat menangani Soeratno di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah mengatakan, pasien Soeratno mengalami peradangan abdomen akut yang disebabkan konsumsi jamu yang tidak diketahui mereknya selama tiga tahun. Peradangan abdomen jenis ini bisa menyebabkan kematian.

"Kondisi ini diperberat dengan perubahan cuaca ekstrem dan kekurangan cairan," kata Hendra kepada tim Media Center Haji (MCH) di KKHI Madinah, Senin (15/7/2019).

Berdasarkan sertifikat kematian (Certificate of Death/COD) yang dikeluarkan Misi Medis Indonesia di Arab Saudi, Subli meninggal dunia pada pukul 11.30 waktu setempat, sementara Soeratno wafat pukul 10.26.

Penyebab wafatnya Subli adalah karena hipertensi krisis yang menyebabkan pecahnya pembuluh darah ke otak. Sementara Soeratno meninggal dunia akibat shock septic.

Kedua jemaah telah dimakamkan di Madinah. Berdasarkan peraturan pemerintah, jemaah haji yang wafat akan mendapatkan badal haji atau digantikan pelaksanaan hajinya oleh petugas. Dengan meninggalnya dua jemaah haji tersebut, maka jemaah haji yang meninggal di Madinah bertambah menjadi 6 orang.

Berikut adalah daftar jemaah yang wafat di tanah suci dan asal kloternya:

1. Khairil Abbas bin Salim, 62, Batam 02, 7 Juli 2019.
2. Sumiyatun Sawikromo, 56, Solo 02, 7 Juli 2019.
3. Mujahid bin Damanhuri, 74, Solo 04, (9/7)
4. Artapiah Armin Musahab, 70, Jakarta 08, 12 Juli 2019.
5. Soeratno G Mangun Wijoto, 73, Surabaya 04, 15 Julo 2019.
6. Subli bin Nasir, 61, Batam 03, 15 Juli 2019.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00